60 Pasien DBD Masuk RSUD, Bupati Ciamis Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

60 Pasien DBD Masuk RSUD, Bupati Ciamis Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
Bupati Ciamis Herdiat Sunaya, saat memberikan sambutan dalam kegiatan pengajian rutin dua bulanan di Pendopo Ciamis, Kamis (28/2/2020) malam. Foto:Humas Pemkab Ciamis

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Selama bulan Januari 2020, pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masuk RSUD Ciamis mencapai 60 orang. Hal ini perlu diantisipasi sejak dini, agar tidak ada lagi masyarakat Ciamis yang terkena DBD.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengimbau masyarakat agar lebih sigap dalam menghadapi musim pancaroba. Kata dia, musim pancaroba penyakit mudah menular.

Untuk menghindari berbagai penyakit, Herdiat meminta masyarakat Ciamis agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, dengan kembali melakukan gerakan di lingkungannya masing-masing.

“Selain itu, saya minta para ASN di lingkup Pemkab Ciamis agar terus menggiatkan kembali gerakan Jum’at Bersih di masing-masing intansi tempat bekerja,” ujar Herdiat, saat memberikan sambutan dalam kegiatan pengajian rutin dua bulanan di Pendopo Ciamis, Kamis (28/2/2020) malam.

Diikuti para Asisten dan Staff ahli dan ASN lingkup pemerintahan Kabupaten Ciamis, acara pengajian tersebut dipimpin pengasuh Ponpes Darussalam Ciamis,  KH Fadlil Yani Ainusyamsi atau sering dipanggil Ang Icef.

Herdiat pun mengimbau masyarakat Ciamis agar selalu mewaspadai ancaman bencana yang kapan saja bisa terjadi. Hampir seluruh wilayah di Ciamis rawan bencana, seperti longsor, banjir, pergerakan tanah, angin puting beliung dan lain sebagainya.

“Saya pun minta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Ciamis agar selalu sigap dalam merespon dan menolong masyarakat dengan cepat, terutama masyarakat yang tertimpa bencana,” katanya.

Awal tahun 2020 ini puluhan bencana alam terjadi hampir di setiap wilayah di Ciamis mulai dari bencana banjir longsor, puting beliung dan bencana kecil lainnya.

“SKPD masing-masing harus reaktif cepat serta selalu berkoordinasi dengan pimpinan daerah supaya penanganan bencana yang memerlukan tindakan khusus bisa diputuskna secara cepat,” pungkas Herdiat. (Jujang/R8/HR Online)

Loading...