Desain Rumah Beratap Pelana dengan Berbagai Kelebihannya

desain rumah beratap pelana
Desain rumah beratap pelana. Foto: Ist/Net

Desain rumah beratap pelana merupakan desain yang hampir sama dengan pelana kuda. Dari istilahnya saja sudah identik dengan hewan yaitu kuda.

Seperti yang diketahui bahwa desain rumah yang dihuni sangat berpengaruh pada kenyamanan. Salah satunya adalah penggunaan atap rumah.

Baca Juga: Desain Rumah Atap Transparan Berkesan Mewah dan Futuristik

Desain atap memang tidak terlalu diperhatikan. Sebab, penggunaannya bisa dikatakan standar dan mengikuti desain rumah.

Namun jika dilihat secara detail, maka desain atap sangat penting untuk diperhatikan. Maka dari itu, anda harus mengaplikasikan desain atap yang kuat.

Kelebihan Desain Rumah Beratap Pelana

Berbicara mengenai atap rumah, ada banyak bentuk atap yang bisa digunakan. Dari sekian banyak jenis dan bentuk atap rumah, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Setiap kelebihan tersebut juga tergantung dengan penggunaannya. Salah satu jenis dan bentuk atap yang direkomendasikan adalah pelana.

Desain atap hunian yang menggunakan bentuk pelana kini sudah banyak dijumpai. Bahkan kebanyakan orang juga memilih untuk menggunakan atap rumah jenis pelana ini.

Alasannya adalah karena memiliki banyak kelebihan dan sangat unik. Bahkan atap pelana sangat menyatu dengan desain hunian yang dimiliki.

Desain rumah beratap pelana juga bisa dibentuk sesuai dengan selera. Diantaranya adalah atap rumah bersusun yang memiliki kesan sederhana.

Kemudian didesain dengan atap yang agak datar. Dengan begitu, tampilan atap rumah akan terlihat lebih rapi dan suasananya tenang.

Beberapa desain tersebut tentunya sangat cocok untuk diterapkan. Untuk itu, anda harus mengetahui berbagai kelebihan dari rumah yang beratap pelana.

1. Memiliki Resiko yang Kecil Terkait dengan Kebocoran

Kelebihan yang pertama adalah kemungkinan bocor sangat sedikit. Kelebihan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang.

Mengapa dikatakan tingkat kebocorannya sangat sedikit? Hal ini dikarenakan tidak adanya pertemuan arah air yang berbeda.

Bahkan atap rumah dengan bentuk pelana juga tidak memiliki talang. Sebenarnya tingkat kebocoran ini juga dipengaruhi oleh kemiringan atap.

Oleh karena itu, anda harus menerapkan desain rumah beratap pelana sesuai kemiringannya. Jika terlalu landai, maka akan menyebabkan genangan air. Sehingga memungkinkan terjadinya kebocoran.

2. Penggunaan Bahan yang Tidak Terlalu Banyak

Selanjutnya adalah bahan yang digunakan tidak banyak. Kelebihan yang satu ini juga menjadi keuntungan bagi banyak orang.

Jika bahan yang digunakan sedikit, maka pengeluaran juga sedikit. Sehingga anda bisa menghemat biaya ketika mendesain atap hunian pelana.

Kelebihan lainnya yang masih berkaitan dengan hal ini adalah harganya murah. Memang benar bahwa harga dari atap pelana sangat terjangkau.

Tidak heran jika banyak orang yang pilih desain rumah beratap pelana. Harga yang murah kemudian pemakaian sedikit memang sangat menguntungkan.

Dalam penggunaan atap pelana, anda bisa menggunakan gewel. Istilah ini berarti sebuah penyangga atau pengganti kuda-kuda. Penggunaan gewel ini juga bisa meminimalisir pengeluaran yang dilakukan.

3. Proses Pemasangan Lebih Efektif

Selanjutnya yang tidak kalah menguntungkan adalah proses pemasangannya. Seperti yang diketahui bahwa desain atap pelana ini sudah banyak digunakan. Selain murah, ternyata atap pelana ini juga mudah dipasang.

Sehingga proses pengerjaan atau pemasangannya lebih efektif. Uniknya lagi, atap pelana ini bisa dimodifikasi.

Jika tampilan rumah dirasa membosankan, maka anda bisa menerapkan bentuk yang lain. Namun penerapannya harus tetap memperhatikan kemiringan dan desain rumah.

Jika atap yang dipasang terlalu landai, maka akan rawan kebocoran. Begitu juga dengan desain atap yang terlalu miring, maka akan menyebabkan genteng lepas.

Untuk itu, anda harus mengetahui standar kemiringan ketika memasang genteng. Kurang lebih standarnya adalah 30 sampai 40 derajat.

Apabila anda menginginkan desain rumah beratap pelana yang miring, maka bisa diubah. Namun pastikan anda menggunakan material yang seimbang.

Tujuannya agar genteng tidak mudah merosot. Caranya adalah menggunakan material penutup yang kuat. Akan lebih baik jika menggunakan sekrup.

Dengan begitu, maka genteng rumah tidak akan mudah merosot. Bahkan aman dari kebocoran. Tampilan rumah pun akan semakin menarik. Terlebih lagi jika anda mulai memodifikasi atap pelana tersebut.

Beberapa kelebihan tersebut bisa anda pertimbangkan. Jika anda bingung untuk menggunakan atap, maka atap pelana bisa menjadi solusi. Desain rumah beratap pelana memang menjadi pilihan yang tepat. (R10/HR-Online)

Loading...