BerandaBerita PangandaranDijual Berikut Sarangnya, Budidaya Lebah Apis Cerana di Pangandaran Menjanjikan

Dijual Berikut Sarangnya, Budidaya Lebah Apis Cerana di Pangandaran Menjanjikan

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Budidaya lebah apis cerana semakin diminati masyarakat di wilayah Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang. Apalagi banyak kelompok yang mulai serius untuk budidaya lebah madu asli Indonesia ini.

Ketua Kelompok Tani Banyu Metu, Supardi, menjelaskan, dirinya sejak 6 bulan terakhir mulai budidaya lebah apis cerana. Ia memilih jenis lebah tersebut lantaran sangat mudah dan menjanjikan.

ADVERTISEMENT

“Biasanya kalau dijual itu berikut dengan setup atau sarang madunya. Untuk panen sendiri bisa mencapai 5 hingga 6 bulan lamanya. Madu yang model seperti ini sangat dicari konsumen,” katanya kepada Koran HR, Senin (10/2/2020).

Supardi mengatakan, dalam 1 setup madu bila dimasukkan dalam botol bisa mencapai 2 botol madu, atau sekitar 1 hingga 2 kilogram. Sedangkan dirinya sekali panen masih baru mampu sekitar 50 setup dengan pangsa pasar di wilayah Bandung dan Jakarta.

Untuk penjualan per kilogramnya, lanjut Supardi, dihargai Rp 150 ribu berikut sarangnya. Penjualan dengan sarang saat ini tengah menjadi trend untuk menunjukkan keaslian madu yang dijual.

“Konsumen pasti tahu sendiri khasiat dari madu yang akan mereka beli. Semua jenis madu itu berkhasiat bagi kesehatan,” kata Supardi yang juga warga Dusun Babakan RT 21/28 ini.

Di rumahnya, ia memiliki 40 setup lebah apis cerana dan 60 lebah trigona. Sedangkan ia juga memiliki kelompok binaan yang tersebar di Desa Panyutran dan Desa Bojongsari. (Mad/Koran HR)

BERITA TERBARU