Jumat, Mei 27, 2022
BerandaBerita TerbaruFenomena Langit Selama Februari 2020, Sayang Jika Dilewatkan

Fenomena Langit Selama Februari 2020, Sayang Jika Dilewatkan

Fenomena langit selama Februari 2020 sangat menarik untuk diikuti. Di awal bulan ini sendiri, langit telah dihiasi dengan fenomena Messier 44 dan Perbani Awal.

Fenomena alam tersebut akan diikuti dengan deretan fenomena langit lainnya yang tak kalah mengesankan. Hal ini diketahui dari LAPAN Bandung, akun Instagram Observatorium Bosscha, dan berbagai sumber terpercaya lainnya.

Fenomena Langit Selama Februari 2020

Apakah anda sudah tak sabar ingin mengetahui apa saja fenomena langit sepanjang Februari ini? Jika iya, hilangkan rasa penasaran anda dengan menyimak ulasan berikut.

Puncak Hujan Meteor Centaurid (9 Februari)

Setelah terjadi fenomena Messier 44 pada tanggal 1 Februari dan Perbani Awal di hari berikutnya, ternyata langit juga akan menyuguhkan fenomena puncak hujan meteor Centaurid.

Fenomena langit ini akan terjadi pada tanggal 9 Februari. Dalam hujan meteor ini, pengamat bisa menyaksikan 6-7 meteor per jamnya. Meteor tersebut melesat dengan kecepatan 58 km/ detik.

Mengenai waktu pengamatan, fenomena langit selama Februari 2020 ini bisa dilihat secara jelas pada pukul 21:47 WIB hingga menjelang fajar. Dimana titik kulminasi Centaurid sesaat sebelum pukul 05.00 WIB.

Supermoon (9 Februari)

Di tanggal yang sama, langit juga akan dihiasi dengan fenomena Supermoon. Dalam fenomena ini, bulan akan terlihat lebih besar daripada biasanya.

Fenomena ini bisa terjadi saat bulan ada di fase purnama dengan lokasinya yang berdekatan dengan Bumi. Maka tak heran jika penampakannya begitu besar.

Selama berlangsungnya fenomena Supermoon ini, dampak yang ditimbulkan sama seperti bulan purnama pada umumnya, yakni air pasang di laut.

Penampakan Planet Merkurius (10 Februari)

Bulan Februari ini juga menjadi waktu terbaik untuk mengamati planet Merkurius yang langka, tepatnya pada tanggal 10 nanti.

Pengamat bisa melihat fenomena langit selama Februari 2020 ini saat senja datang. Planet ini akan terlihat di atas matahari. Hanya saja, anda harus mengamatinya secara jeli.

Perlu untuk anda ketahui, planet Merkurius ini akan terlihat sangat kecil dengan tingkat cahaya yang redup saat diamati dari Bumi.

Selain itu, fenomena langit ini juga berlangsung secara singkat. Pasalnya, planet Merkurius ini akan ikut tenggelam bersama matahari.

Namun jika anda berhasil menemukannya, maka ada kabar baik untuk anda. Anda nantinya juga bisa mengamati planet Venus. Dimana planet Venus ini akan berada di atas Merkurius.

Tentu hal ini menjadi pengalaman yang mengesankan karena penampakan kedua planet tersebut terbilang langka. Tak setiap hari anda bisa mengamatinya.

Untuk bisa mengamatinya pun, anda tak perlu membutuhkan teleskop, kacamata khusus, ataupun alat bantuan lainnya. Fenomena ini memang sayang jika dilewatkan.

Perbani Akhir (16 Februari)

Fenomena Perbani Akhir akan berlangsung pada tanggal 16 bulan ini. Jika anda tak ingin melewatkan fenomena langit selama Februari 2020 ini, anda bisa lakukan pengamatan pada pukul 23.38 WIB hingga menjelang fajar.

Bulan ini akan terbit saat tengah malam tiba. Setelah itu, bulan akan terbenam ketika siang hari. Pastikan anda catat tanggal dan waktunya agar tak ketinggalan untuk ikut menyaksikan fenomena ini.

Konjungsi Mars dan Bulan (18 Februari)

Bukan hanya mengagumkan, fenomena yang satu ini juga terkesan tak biasa. Hal ini dikarenakan bulan akan terlihat meluncur di depan planet Mars.

Pada waktu yang bersamaan, Mars dan bulan juga akan mendekati planet Bumi. Menariknya, fenomena ini bukan hanya bisa dilihat dari Indonesia, akan tetapi lebih meluas.

Mulai dari seluruh Amerika Utara, bagian utara Amerika Selatan, Amerika Tengah, Kuba, hingga Haiti. Mengenai waktu terbaik untuk mengamati, anda bisa pantau dari pukul 01.55 WIB sampai 05.46 WIB.

Bulan Sabit dan Jupiter (20 Februari)

Fenomena langit selama Februari 2020 lainnya yaitu penampakan bulan sabit dan planet Jupiter. Fenomena ini akan terjadi pada tanggal 20 mendatang.

Untuk bisa mengamati fenomena langit ini, anda harus bangun pada pukul 04.30 WIB dan melihat langit bagian timur.

Dalam fenomena ini, planet Jupiter akan terlihat berwarna kuning terang yang tak berkelap-kelip. Dengan ukuran yang besar, planet ini bisa diamati secara jelas.

M81 Galaksi Bode (20 Februari)

Di tanggal 20 Februari, anda juga akan disuguhkan fenomena M81 Galaksi Bode. Fenomena ini bisa anda lihat mulai pukul 19.02 WIB.

Bagi anda yang tertarik ingin mengamati fenomena langit selama Februari 2020 yang satu ini, anda perlu menggunakan binokular. (R10/HR-Online)

- Advertisment -