Rabu, Mei 18, 2022
BerandaArtikelFungsi Oli Selain Pelumas Mesin, Menjaga Keawetan Mesin Kendaraan

Fungsi Oli Selain Pelumas Mesin, Menjaga Keawetan Mesin Kendaraan

Fungsi oli selain pelumas mesin cukup asing terdengar di telinga sebagian orang. Namun tidak berlaku bagi mereka yang telah lama berkecimpung di bidang otomotif.

Umumnya, oli memang berfungsi sebagai pelumas mesin. Seiring perkembangan teknologi, kegunaan oli pun dapat dikembangkan.

Fungsi Oli Selain Pelumas Mesin

Seperti yang kita tahu, oli sangat berperan dalam menjaga keawetan mesin. Mengurangi adanya gesekan dan mencegah mesin menjadi aus.

Itulah sebabnya, oli harus diganti secara berkala. Kualitas oli yang menurun karena lamanya waktu penggunaan, fungsinya pun juga tidak akan maksimal.

Sebagai pelumas mesin, oli tidak pernah lepas dari mesin mobil maupun motor. Akan tetapi, tahukah anda bahwa oli tidak hanya digunakan sebagai pelumas mesin? Simak ulasan berikut ini, fungsi lain dari oli.

Pendingin Mesin

Fungsi oli selain pelumas mesin yang pertama, digunakan sebagai pendingin mesin. Sistem kerja oli pada fungsi ini cukup rumit kita pahami.

Meskipun demikian, akan kami bantu untuk memahaminya. Sudah barang tentu, motor atau mobil yang secara terus menerus digunakan, mesinnya mudah sekali panas.

Dengan catatan, mesin bekerja sebagaimana mestinya seperti mesin yang normal. Suhu yang dihasilkan tidak main-main, 1.000 hingga 1.600 derajat Celcius.

Oli yang notabenenya merupakan fluida akan bekerja secara otomatis ketika mesin menjadi panas. Cara kerjanya cukup simpel, oli ini akan menghantarkan panas dari ruang pembakaran mesin ke bagian yang dingin.

Sehingga sebaran energi panas menjadi lebih merata. Proses pendinginan pun jauh lebih cepat.

Selain panas yang ditimbulkan dari hasil pembakaran, juga panas yang diakibatkan oleh adanya gesekan.

Pembersih Mesin

Fungsi oli selain pelumas mesin selanjutnya, sebagai pembersih komponen dalam mesin. Fungsi satu ini berkaitan dengan ada atau tidaknya zat aditif pada oli.

Terdapat oli mesin motor dibuat secara khusus dengan menambahkan zat aditif. Zat aditif inilah yang akan berfungsi sebagai pembersih.

Salah satu zat aditif yang digunakan mengandung senyawa yang dapat membersihkan mesin. Sistem kerja senyawa ini sangat sederhana.

Ketika oli mesin dalam keadaan kotor atau tidak sengaja kemasukan kotoran, senyawa ini akan mendeteksi secara langsung.

Kotoran akan dibawa dan dipindahkan menuju filter oli. Terjadilah proses penyaringan, oli pun seketika dalam keadaan bersih kembali.

Mengingat betapa pentingnya fungsi oli selain pelumas mesin juga sebagai pembersih, pengendara roda dua yang bijak wajib memperhatikan kondisi oli yang digunakan.

Peredam Suara Mesin

Saat anda berkendara terdengar suara mesin tampak kasar, segera waspadai masa oli yang digunakan. Oli mesin masih dalam kualitas bagus menghasilkan suara mesin yang halus.

Anda tidak ingin merasa terganggu dengan suara mesin yang bising bukan? Maka perhatikan jangka waktu penggunaan oli mesinnya.

Anti Karat pada Mesin

Masih berkesinambungan dengan zat aditif yang terkandung dalam oli mesin.Fungsi oli selain pelumas mesin juga berguna sebagai anti karat.

Pada dasarnya, zat aditif yang terkandung pada oli mesin ini dibuat dengan berbagai senyawa kimia. Salah satunya berfungsi sebagai anti karat.

Kinerjanya akan merespon secara langsung pada benda yang berbahan dasar logam. Seperti yang kita tahu, benda yang terbuat dari logam ketika terpapar elemen lain akan sangat mudah berkarat.

Mesin yang berkarat akan mempengaruhi kinerja mesin menjadi tidak maksimal. Selain itu, mesin akan mengeluarkan tenaga lebih besar karena beban yang ditanggungnya semakin berat.

Tips sederhana dari kami, pilihlah oli mesin yang mengandung zat aditif anti karat. Memperhatikan kualitas oli yang digunakan juga perlu untuk dilakukan.

Preparat Mesin

Fungsi oli selain digunakan sebagai pelumas, dapat sebagai preparat. Fungsi ini berkaitan dengan ruang antara silinder dengan piston.

Diantara silinder dan piston, terdapat celah kosong. Dimana saat oli mesin bekerja akan mengisi celah tersebut.

Peran yang diberikan tidak lain sebagai pelapis antar keduanya. Sehingga mampu meminimalisir adanya kejadian kebocoran kompresi serta tekanan dari hasil pembakaran.

Itulah diantara fungsi oli selain pelumas mesin kendaraan anda. Setelah mengetahui berbagai banyak fungsi oli pada mesin, sudah sepantasnya selalu memperhatikan penggunaan oli dengan baik. (R10/HR-Online)

- Advertisment -