Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBerita CiamisGara-gara Tergerus Air, Trotoar Jalan Kabupaten Ciamis di Cipaku Menyempit

Gara-gara Tergerus Air, Trotoar Jalan Kabupaten Ciamis di Cipaku Menyempit

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Trotoar jalan kabupaten yang berada di lintas Desa Gereba, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, kondisinya menyempit. Hal itu terjadi lantaran trotoar tergerus air hujan.

Karena khawatir kondisinya semakin melebar dan bertambah parah, warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat menganggarkan untuk program perbaikan.

Didi, warga sekitar, ketika ditemui Koran HR, Senin (03/02/2020), mengatakan, semakin menyempitnya trotoar jalan kabupaten disebabkan tebing jalan tergerus air hujan, sehingga terjadi longsoran.

Menurut Didi, trotoar merupakan akses untuk para pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan atau lebih tinggi dari badan jalan. Dengan tujuan, untuk menjamin keselamatan para pejalan kaki.

Mengingat lalu lintas merupakan tempat berbahaya bagi pedestrian, maka hak untuk pejalan kaki harus disediakan lokasi yang cukup aman.

“Melihat keberadaan trotoar semakin menyempit, diharapkan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui dinas terkait dapat memperbaikinya,” katanya.

Sebab, kata Didi, tidak menutup kemungkinan semakin menyempitnya trotoar jalan jadi pemicu terjadinya kecelakaan.

Kasi Pemerintahan Desa Gereba, Eka DK Harsa Munanto, ketika ditemi Koran HR di ruang kerjanya, Senin (03/02/2020), membenarkan, adanya trotoar jalan kabupaten yang keberadaannya semakin menyempit.

Eka menjelaskan, trotoar yang semakin menyempit berada di dua lokasi, yaitu di Blok Cidahu dan Tanjakan Kopeng. Dua titik tersebut kerusakannya semakin bertambah parah.

“Sebab, hampir setiap hari diguyur derasnya air hujan. Trotoar yang berada di  tanjakan Kopeng sudah berulang kali diusulkan untuk diperbaiki. Karena kondisinya sudah hampir memakan badan jalan,” katanya.

Namun sayangnya, lanjut Eka, entah apa sebabnya sampai sekarang lama belum juga diperbaiki. Padahal, menurut Undang-Undang No 22 tahun 2009, trotoar merupakan fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas.

“Sama halnya seperti zebra cross dan jembatan penyebrangan. Makanya ini perlu dilengkapi atau diperbaiki,” katanya. (Dji/Koran HR)

- Advertisment -