Gaya Foto-foto Liburan Ini Sedang Tren, Tapi Paling Dibenci di Medsos

Gaya foto-foto liburan yang sedang tren dan diunggah ke media sosial tapi dibenci netizen.
Gaya foto-foto liburan yang sedang tren dan diunggah ke media sosial tapi dibenci netizen. Photo: Ilustrasi.

Gaya foto-foto liburan yang sedang tren dan diunggah ke media sosial (medsos) sepertinya sudah biasa dilakukan banyak orang. Atau mungkin kamu juga masih suka membagikan gaya foto-foto liburan di medsos?

Namun sayangnya, membagikan foto di medsos saat liburan tak hanya soal berbagi kesenangan, tapi juga ada unsur pamer dan berakhir dengan mengintimidasi netizen.

Dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (01/02/2020), sebuah penelitian yang dilakukan agen kapal pesiar, Bolsover Cruise Club di Inggris, untuk mencari tahu gaya foto liburan yang sedang tren dan tidak disukai netizen. Berikut ini daftarnya;

Gaya Foto-foto Liburan Paling Dibenci di Medsos

Selfie

Gaya foto-foto liburan yang sedang tren dan diunggah ke media sosial, tapi banyak dibenci netizen. Photo: Ilustrasi.

Pada urutan pertama, unggahan foto selfie ketika sedang berlibur ternyata paling dibenci di media sosial.

Dalam penelitian tersebut, sebanyak 34 persen netizen mengaku tidak suka melihat foto selfie saat liburan yang dibagikan di media sosial, baik di Facebook, Instagram maupun jenis medsos lainnya.

Pose “Hot Dog Legs”

Gaya foto-foto liburan yang sedang tren dan diunggah ke media sosial, tapi banyak dibenci netizen. Photo: Ilustrasi.

Pose “hot dog legs” atau gaya berfoto dengan memperlihatkan kedua paha depan kamera di pantai sambil mengarah ke laut merupakan trik foto yang sedang tren di medsos.

Alih-alih ingin mendapatkan likes banyak, namun gaya foto-foto liburan seperti itu justru malah menuai kritikan. Setidaknya di Inggris kini orang-orangnya sudah jengah melihat gaya foto tersebut.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Hotel Hilton, rata-rata satu dari empat orang berpendapat bahwa pose itu tampak seperti sosis frankfurter.

Bahkan, survei yang dilakukan pada 2 ribu orang, sekitar 25,5 persennya mengatakan benci melihat gaya “hot dog legs”.

Minuman atau Koktail saat Liburan

Gaya foto-foto liburan yang sedang tren dan diunggah ke media sosial, tapi banyak dibenci netizen. Photo: Ilustrasi.

Gaya foto-foto liburan berikutnya yang paling menyebalkan netizen adalah pose dengan menampakkan botol minuman atau koktail.

Setidaknya satu dari lima pengguna medsos mengatakan kalau mereka sangat senang jika tidak pernah melihat ada unggahan minuman, atau koktail saat liburan.

Pura-pura Candid

Pura-pura candid. Photo: Net/Ist.

Ternyata netizen juga jeli dan bisa membedakan mana foto yang benar-benar candid atau yang pura-pura candid. Gaya foto liburan seperti itu juga paling dibenci netizen.

Selain itu, pose orang yang sedang duduk di kursi berjemur, atau foto matahari terbit dan foto jendela pesawat juga dianggap menyebalkan.

Ada baiknya bagi yang suka memotret matahari, bangunan, atau pemandangan lainnya jangan tutupi bagian latar dengan jari telunjuk atau jempol.

Karena, 14 persen netizen terganggu oleh gerakan yang seakan matahari atau bangunan itu seukuran dengan jari.

Foto Gaya Konvensional

Gaya melompat. Photo: Net/Ist.

Foto gaya konvensional yakni melompat di udara. Pasti kamu juga tahu atau bahkan pernah melakukannya.

Tinggalkan gaya konvensional itu, karena ada 11 persen netizen yang merasa tidak terkesan dengan gaya foto tersebut.

Gaya foto-foto liburan lainnya yang sedang tren dan dibenci di medsos adalah pose berpura-pura menjauhi kamera, pamer selfie di ikon wisata seperti bangunan, patung, atau menulis pesan maupun nama di pasir pantai.

Pose yang Disukai Netizen

Sebenarnya banyak foto yang diharapkan dapat dilihat di media sosial. Seperti foto yang memperlihatkan pemandangan adalah paling aman untuk dibagikan di medsos.

Tentunya kamu juga tetap bisa berekspresi sesuka hati di media sosial, bila tujuannya bukan ingin mendulang ‘likes’.

Karena, lebih dari seperempatnya responden dalam penelitian tersebut justru ingin melihat gambaran sebuah perjalanan yang dianggap lebih realistis pada setiap harinya. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...