Ilmuwan Wanita di Dunia Sains

Ilmuwan Wanita di Dunia Sains

Berita Sains, (harapanrakyat.com).- Nama Ilmuwan Wanita di Dunia Sains. Ilmu pengetahuan alam sering dianggap sebagai bidang yang didimoniasi oleh kaum pria.

Namun ternyata, ada banyak perempuan yang menginspirasi dan berhasil memberikan peran dan kontribusi yang bersejarah sebagai ilmuwan sains.

Daftar Ilmuwan Wanita di Dunia Sains

Alice Ball (1892-1916)

Alice Ball adalah ahli kimia Amerika dan wanita pertama serta orang Afrika–Amerika pertama yang menerima gelar master dari Universitas Hawaii.

Ilmuwan wanita yang menginspirasi ini juga menjadi profesor kimia wanita pertama di Universitas Hawaii.

Pada saat berusia 23 tahun, Ball mengembangkan pengobatan inovatif untuk menyembuhkan penyakit kusta, yang sebelumnya sangat sulit disembuhkan.

Ketika bekerja sebagai asisten peneliti di Rumah Sakit Kalihi di Hawaii, Ball mengembangkan suatu minyak yang mudah disuntikkan untuk menyembuhkan penyakit kusta.

Minyak tersebut menjadi pengobatan terbaik untuk mengatasi penyakit kusta hingga tahun 1940-an. Namun, Ball meninggal dunia sebelum dapat mempublikasikan temuannya tersebut.

Atas prestasinya itu, Gubernur Hawaii menetapkan tanggal 29 Februari sebagai “Hari Alice Ball”.

Baca Juga: Benarkah Sperma Manusia Bisa Bertahan Hidup di Luar Angkasa?

Barbara McClitock (1902-1992)

Ilmuwan wanita di dunia sains lainnya yakni McClintock. McClintock adalah seorang ahli botani Amerika dan merupakan ilmuwan sains dengan beberapa penemuan inovatifnya di bidang genetika.

McClintock mempelajari struktur genetik jagung mengenai bagamana karateristk genetik diturunkan dari generasi ke generasi.

Pada tahun 1940-an dan 1950-an, McClintock mengungkapkan bahwa terkadang beberapa unsur genetik dapat bergerak pada kromosom. Unsur genetik ini juga menyebabkan gen didekatnya menjadi aktif.

Ia mendapatkan Medali Ilmu Pengetahuan Nasional di tahun 1971 dan Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran di tahun 1983.

Baca Juga: Dubai Rancang Proyek Pengobatan Berbasis Genetika

Dorothy Hodgkin (1910-1994)

Ilmuwan wanita di dunia sains lainnya yakni Hodgkin. Hodgkin adalah seorang ahli kimia Inggris di bidang kristalograf sinar-x.

Dia juga menjadi wanita Inggris pertama dan satu-satunya yang memenangkan Hadiah Nobel dalam Kimia di tahun 1964.

Selain itu, Hodgkin juga menjadiwanita kedua yang memenangkan Order of Merit yang bergengsi di Inggris di tahun 1965.

Dia menciptakan banyak terobosan, diantaranya struktur atom penisilin, struktur insulin, dan struktur vitamin B12. Hodgkin menghabiskan beberapa dekade untuk memperbaiki tehnik kristalografi sinar-X.

Dia juga berhasil menyelesaikan penelitian inovatifnya mengenai insulin dan peningkatan perawatan untuk penyakit diabetes.

Baca Juga: Planet Kesembilan, Ilmuwan Temukan Data Baru

Ahli Kimia

Rosalind Franklin (1920-1958)

Ilmuwan wanita berikutnya adalah Rosalind Franklin. Rosalind Franklin seorang ahli kimia dan peneliti DNA Inggris yang sudah memiliki mimpi untuk menjadi ilmuwan sejak umur 15 tahun.

Cita-citanya itu menjadi kenyataan saat ia ditawari beasiswa bergengsi untuk melanjutkan studinya ke King’s College London. Disinilah tempat dimana ia menjadi seorang ahli di unit kristalografi sinar-X.

Data Penelitian yang pertama adalah dimensi dasar untai DNA dan menemukan bahwa molekul itu dibagi dua bagian yang cocok dan berjalan dalam arah yang berlawanan.

Banyak orang berpendapat bahwa Franklin seharusnya dianugerahi Hadiah Nobel. Akan tetapi, Franklin meninggal duna pada tahun 1958. Penyebab kematiannya adalah penyakit kanker ovarium yang dideritanya.

Demikian daftar ilmuwan wanita di dunia sains yang menginspirasi dan berhasil memberikan peran serta kontribusi bersejarah sebagai ilmuwan sains. (Deni/R4/HR-Online)