Rabu, Mei 25, 2022
BerandaBerita CiamisJadi Korban PHP, Guru Madrasah di Ciamis Tagih Janji Pemerintah

Jadi Korban PHP, Guru Madrasah di Ciamis Tagih Janji Pemerintah

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Guru Madrasah di Ciamis yang tergabung dalam Persatuan Pendidik dan Kependidikan Madrasah Indonesia (PPKMI) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menagih janji pemerintah.

Hal itu dilakukan lantaran pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak kunjung ada kepastian.

Taufik Mansyur, Ketua PPKMI Kabupaten Ciamis, mengatakan, berdasarkan konfirmasi kepada Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, TPG dan dana BOS akan dicairkan pada awal Februari tahun 2020.

“Itu berdasarkan konfirmasi kami dua bulan lalu, namun kenyataannya tidak ada pencairan pada bulan Februari. Malah jawaban Kemenag berubah lagi. Katanya, TPG maupun dana BOS baru bisa dicairkan pada bulan Maret tahun ini,” terang Taufik, saat ditemui HR Online, Kamis (6/2/2020).

Menurut Taufik, sudah ada Petunjuk Teknis atau Juknis dan anggaran dari Pemerintah, namun kenyataannya pencairan TPG dan dana BOS masih terus tertunda.

“Kenapa ini terus tertunda dengan sistem lainnya? Sebagai penerima manfaat TPG dan dana BOS ini sudah sesuai dengan perundang-undangan yang ada,” katanya.

Taufik menyebut guru-guru madrasah di Ciamis yang tergabung dalam PPKMI sudah jadi korban PHP (Pemberi Harapan Palsu).

“Kenyataannya PPKMI hanya menjadi korban PHP. Sebab, nyatanya Tunjangan Profesi Guru dan BOS tahun 2020, mulai dari jenjang RA, MI, MTS dan MA belum ada yang cair,” ungkapnya.

Dalam hal ini, lanjut Taufik, PPKMI menuntut agar TPG dan dana BOS segera dicairkan agar tidak timbul polemik dan kegaduhan yang tidak perlu.

“Harapanya, apa yang menjadi tuntutan PPKMI agar segera direalisasikan, tidak lain agar tidak menjadi polemik dan kegaduhan di daerah,” pungkasnya. (Edji/R7/HR-Online)

- Advertisment -