Malas Ganti Oli Motor, Ini Daftar Risiko yang Siap Menanti

ilustrasi Malas ganti oli motor
Ilustrasi malas ganti oli motor. Foto : istimewa

Malas ganti oli motor tentu sangat berisiko terhadap kendaraan tersebut. Meski banyak yang mengetahui dampak atau efek buruk jika malas ganti oli motor, namun tidak sedikit pemilik kendaraan yang menunda-nunda untuk menggantinya.

Padahal, oli tersebut sangatlah penting dan mempunyai peranan vital untuk kendaraan. Fungsi dari oli adalah sebagai pelumas untuk menjaga mesin kendaraan.

Jadi oli mempunyai peraanan untuk meminimalisir gesekan antar komponen yang berada di dalam mesin. Tugas oli sendiri yaitu memberikan lapisan pada komponen dalam mesin terutama berbahan logam agar tidak cepat aus karena gesekan.

Ketika mesin bekerja maka komponen itu akan terjadi gesekan, seperti piston yang bergesekan dengan dinding silinder. Jadi, oli tersebut bisa melindungi piston supaya tidak cepat aus.

Dan apabila diibaratkan, piston yang ada di mesin motor sebagai jantung. Nah untuk olinya bisa diibaratkan sebagai darah.

Salah satu alasan untuk yang telat ganti oli motor biasanya harus merogoh kocek untuk membeli pelumas mesin itu, terlebih oli yang diinginkan berkaulitas baik.

Padahal, tidak harus membeli oli yang memiliki kualitas baik, yang terpenting adalah Anda secara rutin dan berkala menggantinya.

Lantas apa risiko bagi yang telat ganti oli motor? Untuk mengetahui dampak yang jarang mengganti oli pada kendaraan kesayangan Anda, berikut ini ulasannya.

Risiko Malas Ganti Oli Motor

Seperti diulas di atas, bahwa oli pada kendaraan baik roda dua atau empat bahkan lebih memiliki peranan yang sangat penting.

Meski berperan vital terutama pada mesin kendaraan, akan tetapi tidak sedikit orang yang malas ganti oli motor. Padahal, dengan jarangnya mengganti oli bisa berakibat fatal untuk kendaraan kesayangan Anda.

Mesin Motor Cepat Panas

Manfaat dari oli pada kendaraan salah satunya yaitu sebagai pendingin mesin. Jika pelumas jarang bahkan tidak pernah diganti terutama motor 4 tak, maka volume olinya bakal berkurang. Selain itu, kualitas dari oli mesin itu sendiri bakalan menurun.

Dengan berukurangnya volume dan menurunnya kualitas gara-gara malas ganti oli motor, maka kemampuan untuk mendinginkan mesin juga bakal menurun. Sehingga, mesin kendaraan tersebut rentan mengalami overheating atau panas berlebih.

Akibat dari overheating sendiri yakni bisa merusak komponen yang ada di dalam mesin, selain itu juga performa kendaraan roda dua itu akan menjadi berkurang.

Kurang Nyaman Saat Dipakai

Dampak lainnya dari malas ganti oli motor adalah saat dipakai akan dirasakan tidak nyaman. Hal itu dikarenakan getaran pada mesin kendaraan roda dua itu menjadi sangat kuat.

Pasalnya, oli yang merupakan pelumas mesin dan berfungsi untuk menimalisir gesekan antar komponen berbahan logam itu tidak bekerja dengan maksimal.  

Bukan hanya itu, saat volume atau isi oli mulai menyusut karena motor sering digunakan terlebih jarak jauh serta menjadi kotor, maka mesin pada kendaraan itu harus bekerja ekstra.

Sehingga, dengan hanya mengandalkan oli yang lama serta takaran yang mulai berkurang itu, membuat gesekan jadi lebih terasa, serta tarikan pada mesinnya juga jadi makin berat.

Merusak Komponen Lain

Oli yang baru wujudnya encer, sedangkan untuk yang malas ganti oli motor atau pelumas yang sudah lama tidak diganti wujudnya akan menjadi lebih kental.

Dengan kentalnya oli tersebut ditambah volume yang berkurang ternyata bisa mengakibatkan aus pada beberapa komponen di dalam mesin motor.

Bukan hanya itu, telat atau jarang ganti oli juga mengakibatkan spart part dalam mesin menjadi berkarat, kepanasan karena overheating, tergores, bahkan bisa sampai terbakar.

Apabila kerusakannya tersebut merembet ke komponen lainnya di dalam mesin, maka risikonya adalah motor itu harus turun mesin.

Masalah lainnya, jika sudah turun mesin maka ada beberapa spare part yang harus diganti dengan yang baru, dan pastinya Anda harus menambah anggaran untuk membeli komponen itu, yang tentunya tidak sedikit biayanya.

Bahan Bakar Lebih Boros

Risiko lainnya jika malas ganti oli mesin motor adalah bisa bikin boros bahan bakar. Hal itu disebabkan karena oli yang sudah lama itu kualitas dan volumenya akan berkurang. Sehingga gesekan serta tarikan motor menjadi makin berat.

Dengan tarikan yang berat padahal sudah gas poll, maka mengakibatkan konsumsi bensin menjadi lebih ekstra. Hasilnya, bahan bakar menjadi cepat habis, serta tentunya menambah pengeluaran untuk membeli bahan bakar lebih banyak.

Jika sudah tahu apa risiko dari malas ganti oli motor, maka mulai dari sekarang jika tidak ingin motor Anda bermasalah sebaiknya ganti pelumas jangan sampai telat. (Adi/R5/HR-Online)

Loading...