Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita BanjarMeski Belum Ada Pengelola, Ecopark Kota Banjar Jadi Daya Tarik Warga

Meski Belum Ada Pengelola, Ecopark Kota Banjar Jadi Daya Tarik Warga

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sejak awal tahun 2020, Ecopark Kota Banjar menjadi daya tarik bagi sebagian warga Kota Banjar. Taman yang berada di bantaran Sungai Citanduy itu menyedot perhatian warga lantaran baru selesai dibangun, namun belum diresmikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran HR, Ecopark menjadi destinasi wisata yang dipadati pengunjung saat weekend. Bahkan sejak Jum’at mulai banyak pengunjung, dan di hari biasa, pengunjung cenderung lebih sedikit.

Sementara itu, akses menuju taman tersebut hanya melalui jalan gang SDN 1 Hegarsari, meski ada juga yang melalui lokasi parkir BLUD RSU Kota Banjar.

Ika Lestari, salah seorang pengunjung, mengaku dirinya merasa senang di Kota Banjar terdapat lokasi destinasi wisata baru yang bisa menjadi obat hiburan bagi warga. Meksi belum dibuka secara resmi, namun ia tertarik datang karena melihat di media sosial yang sudah viral.

“Saya penasaran lihat-lihat di media sosial, ada juga yang ramainya itu karena labirin diinjak-injak untuk selfie. Setelah datang ke sini kan jadi tahu kondisi sebenarnya,” kata Ika, kepada Koran HR, Selasa (28/01/2020).

Menurutnya, Taman Ecopark menjadi alternatif bagi warga untuk kegiatan hiburan di akhir pekan, atau pun untuk sekedar olahraga. Namun, kondisinya yang panas pada siang hari karena tidak ada pohon yang rindang menjadi catatan.

“Mungkin pohonnya belum tumbuh besar, karena masih kecil. Sehingga wajar saja panas. Tapi kalau menunggu besar, ya sudah tidak seramai ini mungkin. Biasanya di Banjar ramainya kan sebentar,” cetusnya.

Ia berharap, akses menuju ke lokasi Ecopark ini bisa lebih mudah dijangkau dengan adanya papan informasi yang jelas. Sehingga para pengunjung tidak kebingungan saat masuk.

“Ini mau masuk kan bingung, jalannya melalui gang. Tadi sempat ke parkiran RSUD, tapi dikasih tahu aksesnya via gang SD Hegarsari. Saya harap juga ekopark lebih banyak pepohonannya agar lebih rimbun dan berdampak tidak terlalu panas, tidak seperti sekarang ini,” kata Ika.

Sementara itu, menurut Yayat, Ketua Karang Taruna Bodobatu, Lingkungan Gudang, Kelurahan Hegarasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, bahwa pengunjung Ecopark di saat weekend mencapai ratusan orang. Bahkan, parkiran di jalur gang SDN 1 Hegarsari penuh dengan kendaraan roda 2.

Yayat menyebut, meski saat ini masih ada yang memarkirkan kendaraannya di parkir RSUD, namun ke depan rencananya akses tersebut ditutup, dan pengunjung hanya bisa masuk via jalan gang SDN 1 Hergarsari.

“Sekarang kan pengelolanya belum jelas siapa, tapi kita harapkan bisa dikelola oleh Karang Taruna setempat. Apalagi kehadiran Ecopark ini sangat membantu sekali warga dan pemuda untuk meningkat ekonomi melalui dagang serta parkir,” tuturnya.

Yayat juga mengatakan, bulan Januari ini atau Februari nanti, kabarnya Ecopark akan diresmikan oleh Walikota Banjar. Termasuk kejelasan regulasi siapa pengelolanya. Pihaknya pun berharap melalui Perwal yang dikeluarkan Walikota bisa mengakomodir harapan warga sekitar.

Bahkan, Yayat sendiri sudah berkomitmen dengan pemuda dan warga setempat untuk berusaha semaksimal mungkin menjaga amanat, bila ke depannya pengelolaan juga diberikan kepada warga sekitar.

“Ya, intinya kita bareng-bareng menjaga ini. Kemarin sudah ada dinas ke sini lihat-lihat bangunannya. Kabarnya setelah Walikota Banjar pulang umroh akan diresmikan,” katanya.

Meski Ecopark cukup panas pada siang hari, kata Yayat, namun tidak menyurutkan antusias warga untuk menikmati berbagai fasilitas yang ada. Seperti labirin sintetis sebagai spot selfie, maupun lainnya, khususnya saat weekend.

“Nanti ada fasilitas fitnes juga, kayaknya bisa semakin ramai. Kalau pagi juga banyak sekali pengunjung,  bahkan pengunjung yang tadinya ke Tamkot pindah ke sini,” ujarnya.

Untuk saat ini, kebersihan Ecopark masih merupakan tanggungjawab pihak ketiga. Meski begitu, warga sekitar tetapi memiliki kesadaran untuk membersihkan lokasi Ecopark dari sampah para pengunjung.

“Intinya kita di sini saat ini berusaha bagaimana menciptakan Ecopark Kota Banjar yang bersih dan nyaman bagi pengujung,” tandas Yayat. (Muhafid/Koran HR)