Penemuan Galaksi Raksasa Langka di Luar Angkasa oleh Astronom

Penemuan Galaksi Raksasa Langka
Ilustrasi Penemuan Galaksi Raksasa Langka. Foto: Istimewa

Penemuan galaksi raksasa langka cukup mengejutkan. Galaksi baru yang dikatakan raksasa ini ditemukan oleh para astronom.

Penemuan ini dikatakan langka karena memang ada galaksi baru yang berukuran besar. Bisa dikatakan bahwa galaksi ini memiliki ukuran yang lebih besar dari Bima Sakti dan Andromeda.

Galaksi yang berukuran raksasa ini memang tidak memiliki jarak yang dekat. Sehingga prediksi akan adanya kehidupan cukup sulit. Seperti yang diketahui bahwa galaksi merupakan tempat dimana banyak gugusan bintang.

Penemuan Galaksi Raksasa Langka

Seperti yang diketahui bahwa di luar angkasa ada beberapa galaksi yang memiliki karakteristik beragam.

Seperti galaksi Bima Sakti yang ada di tata surya sebagai tempat benda langit berupa planet. Kemudian matahari sebagai pusat tata suryanya.

Galaksi sendiri memang terlihat indah jika dilihat dari kejauhan. Hal ini dikarenakan galaksi tersusun dari banyaknya gas dan juga gugusan bintang.

Oleh karena itu, galaksi terlihat indah. Keberadaan galaksi memang tidak hanya satu. Artinya, tidak hanya Bima Sakti saja, tetapi ada galaksi lain.

Setiap galaksi pun memiliki kehidupan sendiri. Namun kini telah ditemukan galaksi baru yang sangat menakjubkan.

Galaksi tersebut ditemukan oleh para astronom lalu diberi nama XMM-2599. Galaksi yang ditemukan oleh para astronom ternyata memiliki jarak sangat jauh dari Bumi.

Penemuan galaksi raksasa langka tersebut memiliki jarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari Bumi. Dapat diperkirakan seberapa jauhnya jarak tersebut. Sebab, 1 tahun cahaya saja jaraknya sudah bermil-mil.

Adanya penemuan galaksi baru yang lebih besar membuat para ilmuwan harus menelitinya. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai galaksi tersebut.

Terkadang ada beberapa galaksi yang memang sudah tidak aktif lagi. Diperkirakan temuan galaksi tersebut tidak aktif lagi.

Namun hal tersebut masih dalam konsep perkiraan. Penemuan galaksi raksasa langka ini tidak dilakukan dengan mata telanjang.

Temuan yang mengagumkan ini dibantu oleh alat canggih. Tentunya alat tersebut adalah teleskop luar angkasa.

W. M. Keck Observatory merupakan nama dari teleskop tersebut. Teleskop ini diletakkan di puncak Maunakea. Lebih tepatnya di gunung berapi yang masih aktif di Pulau Hawai.

Temuan para astronom ini dapat dijadikan objek bagi para ilmuwan. Melalui galaksi ini, para ilmuwan akan mempelajari mengenai alam semesta yang lebih muda.

Perlu diketahui bahwa kini usia alam semesta sudah mencapai 13,8 miliar tahun. Sedangkan galaksi yang baru ditemukan tersebut masih berusia 1,8 miliar tahun.

Dengan begitu, para ilmuwan akan meneliti bagaimana alam semesta yang ada di galaksi lain. Meskipun jarak usianya sangat jauh.

Penemuan Galaksi XMM-2599

Adanya galaksi baru tentunya cukup unik. Sebab, di luar angkasa memang hanya ada beberapa galaksi yang masih aktif.

Bahkan keberadaannya dapat terdeteksi. Seperti Magellan dan yang lainnya. Namun berbeda dengan galaksi yang bernama XMM-2599 ini.

Galaksi ini memiliki jarak yang jauh. Sehingga baru bisa ditemukan. Itupun menggunakan teleskop luar angkasa. Penemuan galaksi raksasa langka ini memang menarik untuk dipelajari.

Sebab, ada beberapa hal yang memang belum diketahui. Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa galaksi ini diperkirakan sudah tidak aktif.

Para ilmuwan meneliti tentang hal ini. Kemudian menemukan hasil yang belum pasti yaitu tentang tidak aktifnya galaksi XMM-2599.

Salah seorang ilmuwan yang juga profesor mengungkapkan bahwa tidak aktifnya galaksi ini karena lubang hitam. Black hole yang ada di galaksi tersebut sudah menyala. Sehingga energinya terserap ke black hole.

Profesor yang bernama Gillian Wilson ini juga mengungkapkan bahwa galaksi ini memang menarik. Banyak hal yang belum diketahui dari galaksi ini.

Penemuan galaksi raksasa langka ini juga masih menjadi pertanyaan. Begitupun dengan perkiraan bahwa galaksi tersebut sudah tidak aktif lagi.

Para ilmuwan juga mengungkapkan hal lainnya tentang galaksi ini. Salah satunya adalah evolusi yang dilakukan oleh XMM-2599 ini. Evolusi tersebut bisa saja berdampak pada ukurannya yang semakin besar.

Bahkan bisa jadi evolusi tersebut membuat galaksi ini lebih terang dan menjadi aktif. Galaksi ini juga diperkirakan akan masuk dalam kluster di alam semesta.

Namun semua itu masih perkiraan dan belum dipastikan. Para ilmuwan juga meneliti lebih lanjut tentang penemuan galaksi raksasa langka yang diduga tidak aktif. (R10/HR-Online)