Perbedaan Koil Racing dan Standar, Pilih Sesuai Tipe Mesin

Perbedaan Koil Racing dan Standar
Ilustrasi perbedaan Koil Racing dan Standar. Foto; Istimewa

Mungkin sebagian orang mengira bahwa mengetahui perbedaan koil racing dan standar tidaklah penting. Justru, bagaimana pengaruh keduanya terhadap kerja mesin perlu dipahami.

Keberadaan koil pada mesin berkaitan dengan energi listrik yang ditimbulkan. Koil sendiri merupakan perangkat yang berfungsi untuk meningkatkan tegangan listrik.

Di dalam koil terdapat dua jenis kumparan, yaitu kumparan primer dan kumparan sekunder. Kedua kumparan ini akan melipat gandakan tegangan yang akan dihasilkan.

Pada dasarnya, koil terdiri dari dua macam, koil racing dan koil standar. Keduanya memiliki perbedaan mulai dari pengertian hingga sistem kerja pada mesin.

Perbedaan Koil Racing dan Standar

Adakah diantara kita yang bertanya mengapa dibutuhkan koil racing padahal di dalam mesin motor sudah ada koil standarnya?

Memang setiap jenis motor sudah berbekal koil standar yang telah ditentukan. Namun, kreatifitas setiap orang tidak dapat terelakan.

Tak jarang orang menginginkan peningkatan performa mesin motor mereka. Alasan inilah yang membuat koil racing dirancang dan dipergunakan.

Mau tahu seperti apa perbedaan kedua jenis koil ini? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Kinerja Pembakaran

Perbedaan yang pertama dilihat dari kinerja pembakaran kedua jenis koil. Ternyata kinerja koil racing dalam melakukan pembakaran mesin lebih tinggi dibandingkan koil standar.

Perbedaan koil racing dan standar inilah yang membuat orang hendak beralih. Kemampuan koil standar dalam melakukan pembakaran mesin hanya sekedar membangkitkan energi listrik aki ke titik standar saja.

Sudah terlihat jelas, performa mesin yang dihasilkan oleh keduanya. Tenaga mesin motor yang dilengkapi dengan koil racing jauh lebih kuat.

Tingkat Pengapian

Perbedaan selanjutnya berkaitan dengan tingkat pengapiannya. Tingkat pengapian ini tak terlepas dengan kinerja pembakaran.

Ibarat kata kinerja pembakaran merupakan proses, sedangkan tingkat pengapian adalah outputnya. Koil racing menghasilkan pengapian yang lebih besar dibandingkan koil standar.

Dari perbedaan koil racing dan standar ini sudah jelas terlihat. Pengapian yang besar, bahan bakar motor akan diproses dengan sempurna. Penggunaan bahan bakar pun menjadi lebih efisien.

Sedikit tips dari kami, jenis koil racing yang dapat digunakan seperti R9 New, KTC Android, High Performance, Blue Thunder. Sedangkan untuk koil standar, KX250, RM125, YZ125.

Tegangan Listrik

Menilik ke belakang, manusia memang tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki. Tak terkecuali dengan performa sepeda motor.

Terus dilakukan upaya demi mempunyai motor dengan tenaga mesin yang lebih mumpuni ketimbang tenaga mesin bawaan. Satu diantaranya dengan mengganti koil standar dengan koil racing.

Koil racing memiliki kemampuan untuk meningkatkan tegangan listrik. Tak main-main, besaran yang dihasilkan berkali-kali lipat dibandingkan koil standar.

Kecocokan

Perbedaan koil racing dan standar berikutnya dilihat dari tingkat kecocokan. Jika sebelumnya telah kita tahu bahwa koil racing selalu lebih unggul, lain lagi dengan perbedaan yang satu ini.

Berdasarkan tingkat kecocokan dalam mesin, jelas koil standar juaranya. Pasalnya, telah dirancang sedemikian rupa dengan standar mesin yang berlaku.

Spesifikasi koilnya pun sudah disesuaikan dengan proporsi mesin. Sehingga dapat digunakan hampir di semua jenis mesin.

Berbeda dengan koil racing, koil ini sebenarnya hasil dari modifikasi. Terdapat tambahan-tambahan komponen yang lain di dalamnya.

Inilah yang membuat koil racing tidak dapat digunakan pada sembarang mesin. Biasanya koil racing ini sudah didesain khusus untuk jenis mesin motor tertentu.

Perbedaan koil racing dan standar yang satu ini sangat penting untuk diperhatikan. Jangan sampai anda salah dalam memilih koil.

Cara Memilih Koil Pada Mesin Motor

Mengingat pentingnya fungsi koil untuk mesin motor, maka dirasa sangat perlu memilih satu diantara keduanya dengan tepat.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan penggunaan. Pertama, pastikan terlebih dahulu dudukan koil yang akan dipasang.

Jangan sampai dalam peletakannya nanti memindahkan atau mengubah komponen mesin yang lain. Jika tidak diperhatikan, koil justru tidak berfungsi dengan seharusnya.

Kedua, kenali tipe mesin motor dengan baik. Cek penghubung dari aki dan businya, jika dirasa cocok koil standar diganti dengan koil racing, kenapa tidak untuk dilakukan penggantian.

Umumnya, perbedaan koil racing dan standar ini untuk memilih koil yang paling baik pada mesin motor. Jika sudah mantap menentukan, kualitas koil yang dipilih turut diperhatikan. (R10/HR-Online)