Minggu, Mei 4, 2025
BerandaBerita CiamisRidwan Saidi: Tidak Ada Kerajaan di Ciamis, Prasasti Palsu, Galuh Artinya Brutal

Ridwan Saidi: Tidak Ada Kerajaan di Ciamis, Prasasti Palsu, Galuh Artinya Brutal

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pernyataan Ridwan Saidi di YouTube Macan Idealis, cukup menggegerkan. Pasalnya, pria gaek yang biasa dipanggil Babe Saidi ini menyinggung sejarah kerajaan di Ciamis.

“Saya mohon maaf dengan saudara dari Ciamis. Di Ciamis itu nggak ada kerajaan, karena indikator ada kerajaan itu adalah indikator ekonomi, di Ciamis penghasilannya apa? Sehingga bisa membiayai kerajaan,” tutur Babe Saidi dalam video berdurasi 12:73 menit tersebut.

Babe Saidi melanjutkan, jika pun ada pelabuhan, maka pelabuhan itu bukan pelabuhan niaga seperti halnya pelabuhan Teluk Bayur. “Lalu dia dagang apa?” ujar Babe Saidi.

Kata dia, Kerajaan Sunda Galuh keliru dalam penamaannya, karena artinya itu brutal. “Sunda Galuh agak keliru ya penamaan ini, karena artinya itu brutal,” ucapnya.

Bahkan dia pun menyoroti kisah Dyah Pitaloka dan perang Bubat antara Kerajaan Sunda Galuh dengan Kerajaan Majapahit. Menurutnya, arti bubat itu adalah lapangan olahraga, bukan nama tempat.

“Saya tidak yakin ada cerita Dyah Pitaloka dipanggul-panggul menuju Majapahit untuk dikawinkan. Nggak ada di Indonesia itu mau kawin dijungjung-jungjung dibawa ke rumah lelaki. Itu kagak ada,” terangnya.

Menurutnya lagi, budaya Indonesia itu lelaki yang mendatangi perempuan jika akan menikah, bukan sebaliknya.

“Harus lelaki yang nyamperin. Itu tidak ada di Indonesia wanita yang nyamperin,” katanya lagi.

Dia juga menyebut, Belanda terlebih dahulu ke Ciamis, sebelum ke tempat lain di Pulau Jawa. “Ada prasasti palsu yang dibuat di Ciamis oleh Belanda,” katanya.

Profil Ridwan Saidi

Sementara itu, Ridwan Saidi sendiri merupakan pria kelahiran Jakarta, 2 Juli 1942. Dia dikenal sebagai sejarawan dan budayawan Betawi lulusan FISIP Universitas Indonesia.

Video YouTube Macan Idealis yang menampilkan Babe Saidi itu diunggah pada tanggal 11 Februari 2020. Ada beberapa video yang menampilkan Babe Saidi pada akun tersebut.

Salah satunya Video yang diberi judul ‘Gegeer!! Babe Ridwan Saidi Gak Terima, Banyak Sejarah Yang Dimanipulasi Di Kurikulum’. (Ndu/R7/HR-Online)

Ratusan Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa Ikuti Manaqib di Agrowisata Cibungureun Leuwi Keris Ciamis

Ratusan Ikhwan TQN Suryalaya Sirnarasa Ikuti Manaqib di Agrowisata Cibungureun Leuwi Keris Ciamis

harapanrakyat.com,- Ratusan ikhwan TQN Ma’had Suryalaya Sirnarasa PPKN mengikuti kegiatan Manaqib di Agrowisata Cibungureun Leuwi Keris, Dusun Guha, Desa Handapherang, Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Minggu...
Doa Bulan Dzulqa dah, Penuh Kemuliaan Diapit 2 Hari Raya

Doa Bulan Dzulqa dah, Penuh Kemuliaan Diapit 2 Hari Raya

Doa bulan Dzulqa dah perlu umat muslim panjatkan. Hal ini karena bulan tersebut termasuk penuh kemuliaan. Dalam kalender Hijriyah, Dzulqa dah adalah bulan ke...
Mengenal Beberapa Jenis Kupu- Kupu Beracun di Dunia yang Berakibat Fatal

Mengenal Beberapa Jenis Kupu-Kupu Beracun di Dunia yang Berakibat Fatal

Apa yang muncul di benak Anda saat melihat kupu-kupu? Pastinya sebagian besar orang menganggap kupu-kupu merupakan hewan yang cantik dan menawan yang terbang di...
Cara Pin Video TikTok Supaya Posisinya Teratas

Cara Pin Video Tiktok Supaya Posisinya Teratas

Cara pin video TikTok mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Aplikasi media sosial TikTok terus melakukan inovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, khususnya saat menonton...
CMF Phone 2 Pro Resmi Rilis dengan Desain Ramping dan Harga Terjangkau

CMF Phone 2 Pro Resmi Rilis dengan Desain Ramping dan Harga Terjangkau

Sub-merek Nothing, CMF, secara resmi telah meluncurkan CMF Phone 2 Pro secara global dalam sebuah acara besar di India. Produk tersebut adalah ponsel pintar...
Sejarah Kue Apem Putih, Sudah Ada dari Zaman Kerajaan Banten

Sejarah Kue Apem Putih, Sudah Ada dari Zaman Kerajaan Banten

Sejarah kue apem putih sangat menarik. Keberadaan apem putih ini cukup familiar untuk warga Pandeglang, Banten. Selain itu, makanan tradisional ini juga memang sudah...