Jumat, Mei 20, 2022
BerandaBerita CiamisSiswi SLB Al Maghfiroh Ciamis, Meli (8) Belajar Otodidak Hafalkan Al Qur`an...

Siswi SLB Al Maghfiroh Ciamis, Meli (8) Belajar Otodidak Hafalkan Al Qur`an dan Kidung

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Meli Septriani (8) merupakan seorang siswi kelas 1 SLB Al Maghfiroh Purwadadi. Dia memiliki keistimewaan di atas rata-rata. Bahkan berkat keistimewaan tersebut, Meli sempat mengharumkan nama sekolah serta nama baik Kabupaten Ciamis di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Putri bungsu dari pasangan Yanto (52) dan Mintarsih (49), warga Dusun Neglasari, RT 06 RW 04, Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, ini mengalami  kelainan di bagian indera penglihatan (tunanetra).

Meski mempunyai kelainan (cacat), Meli ternyata mempunyai keunggulan yang jarang ditemukan di anak seusianya. Ia mampu membaca ayat Alquran serta menyanyikan kidung yang ia pelajari secara otodidak.

Mintarsih, ibunda Meli, saat ditemui Koran HR di kediamannya, Selasa (11/02/2020), menjelaskan, anaknya memang mempunyai kelebihan dibanding anak-anak lainnya. Bahkan anaknya sempat menjadi juara satu lomba tingkat kabupaten.

“Anak saya pernah menjadi juara kabupaten pada kegiatan lomba hafalan Al Quran. Belum lama ini, anak saya juga mengikuti lomba tingkat provinsi, mewakili SLB dari Kabupaten Ciamis,” katanya.

Namun sayang, kata Mintarsih, di tingkat provinsi anaknya tidak bisa lolos ke sepuluh besar. Alasannya, karena usia anaknya masih terlalu dini serta belum mempunyai raport dari sekolah.

“Anak saya sekolah di SLB Al Maghfiroh Purwadadi, dia baru kelas satu,” katanya.

Meski jarak ke sekolah lumayan jauh, kata Mintarsih, dia tidak pantang menyerah mengantarkannya demi masa depan sang buah hati.

“Anak saya sangat semangat untuk pergi belajar. Sehingga saat saya sedang ada halangan pun dia merengek ingin pergi sekolah. Alhamdulillah dia sangat semangat sekali untuk mengikuti pelajaran,” katanya.

Diakui Mintrasih, anaknya bisa hafal surat-surat Alquran serta kawih secara otodidak. Dia mengaku tidak pernah mengajarkan secara khusus kemampuan tersebut.

“Dia (Meli) sering mendengarkan lantunan ayat Alquran di radio. Tanpa saya sadari ternyata dia mampu merekamnya ke otak, hingga bisa hapal dengan cepat. Mudah-mudahan saya nanti bisa membantu menyalurkan bakat dan cita-citanya,” katanya. (Suherman/Koran HR)

- Advertisment -