Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita CiamisSubsidi Gas Elpiji Dicabut, Warga Ciamis; Kebijakan Ini Buat Rakyat Sengsara

Subsidi Gas Elpiji Dicabut, Warga Ciamis; Kebijakan Ini Buat Rakyat Sengsara

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Beredarnya wacana mengenai dicabutnya subsidi gas elpiji 3 kilogram oleh pemerintah, menuai Pro Kontra. Warga Desa Sagalaherang, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, menilai kebijakan tersebut akan menyengsarakan masyarakat.

Rohmah, warga Dusun Pahing, ketika dimintai tanggapan, Selasa (28/01/2020), mengatakan, beredarnya berita dari mulut-kemulut maupun di media sosial, tentang wacana dicabutnya subsidi gas elpiji 3 kilogram, dinilai akan menyengsarakan masyarakat.

Pasalnya, kata Rohmah, kalau itu benar terjadi dapat dipastikan harga jual gas elpiji 3 kilogram akan melambung. Saat subsidi belum dicabut saja, harga jual di pedagang sudah mahal.

“Apabila subsidi dicabut, bisa dibayangkan harga jual bisa mencapai diatas Rp. 30.000 pertabung. Kalau subsidi betul dicabut, lebih baik kembali ke kayu bakar seperti dahulu,” katanya.

Siti, warga lainnya, mengatakan, dicabut atau tidaknya masalah subsidi gas elpiji 3 kilogram merupakan kewenangan dan kebijakan pemerintah. Terpenting masyarakat bisa membeli sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Dalam hal ini, kata Siti, kalau subsidi betul dicabut juga perlu adanya pengawasan yang ketat. Sebab selama ini gas elpiji ukuran 3 kilogram yang diperuntukan bagi masyarakat miskin, masih bisa diperjual belikan kepada masyarakat yang hidup mapan.

“Dengan kebiasaan seperti ini, mau tidak mau harus membeli gas disamakan dengan harga orang berduit,” kata Siti.

Menurut Siti, subsidi belum dicabut saja masyarakat miskin belum pernah membeli gas 3 kilogram sesuai harga jual di pangkalan. Jadi bisa dibilang wajar kalau pengecer dapat untung sampai Rp. 5000 dari setiap tabungnya. (Dji/Koran HR)

- Advertisment -