Tiga Bulan Tak Terima Honor Siltap, Seorang Anggota BPD di Banjarsari Ciamis Kecewa

Karena siltap (penghasilan tetap) untuk anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) tidak kunjung cair, Supar, salah seorang anggota BPD Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, mengaku kecewa
Honor siltap tak kunjung cair, anggota BPD di Banjarsari Ciamis kecewa. Foto: Ilustrasi.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Karena honor siltap (penghasilan tetap) untuk anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) tidak kunjung cair, Supar, salah seorang anggota BPD Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, mengaku kecewa. Ia pun berharap pemerintah desa bisa meluruskan persoalan tersebut.

Saat di temui HR Online di tempat kerjanya, Jum’at (21/02/202), Supar mengaku jika honor hak dirinya sebagai anggota BPD tidak diberikan oleh Ketua BPD.

“Sebelumnya siltap selalu saya terima, jumlahnya 250 ribu rupiah per bulannya. Namun, sudah tiga bulan ini honor saya tidak diberikan. Awalnya saya mengira jika siltap belum cair, tapi saat saya mempertanyakan kepada anggota lainnya, ternyata mereka sudah pada menerima. Saya pun heran, ada apa dan kenapa ini,” tuturnya.

Supar juga mengatakan, saat dirinya mempertanyakan uang honor yang menjadi haknya, tapi Ketua BPD malah memberikan jawaban yang kurang mengenakan.

“Alasannya karena saya tidak suka hadir dalam setiap kegiatan, dan selalu mangkir piket. Padahal pekerjaan BPD itu kan sudah jelas dalam aturannya. Mungkin ini ada sentimen tersendiri kepada saya. Kemarin saya juga sudah minta penjelasan dari kepala desa, kenapa bisa hanya honor saya yang tidak dicairkan,” kata Supar.

Di temui terpisah, Pjs. Kepala Desa Sukasari, Iyon Zain Triyono, membenarkan adanya polemik tersebut. Namun menurutnya, hal itu ranahnya sudah masuk di intern BPD itu sendiri.

“Ya, kemarin juga yang bersangkutan datang dan mengadu kepada saya. Tapi itu ranahnya intern BPD, karena setiap siltap cair, uang honor BPD itu sudah langsung dikasihkan ke bendahara BPD. Jadi pihak desa sudah tidak ikut campur dalam hal itu,” terangnya.

Lebih lanjut Iyon mengatakan, sebelum ada yang mengadukan hal tersebut kepada pihaknya, dirinya mengaggap jika di tubuh BPD baik-baik saja, tidak ada konflik apa-apa.

Pasalnya, setiap dipinta LPJ, BPD selalu memberikan laporannya, dan soal penyaluran honor pun selama ini lancar-lancar saja.

“Jadi persoalan ini saya tidak tahu di mana bermuaranya. Insya Allah, dalam waktu dekat ini saya akan mengundang seluruh BPD untuk membicarakan hal tersebut,” kata Iyon.

TCL

Hingga berita ini ditulis, HR Online belum bisa menghubungi Ketua BPD Sukasari untuk melakukan konfirmasi. (Suherman/R3/HR-Online)

Loading...