Tujuh Rumah di Desa Nasol Ciamis Terancam Longsor

Tujuh Rumah di Desa Nasol Ciamis Terancam Longsor
Warga tengah bergotong-royong mengevakuasi material longsoran tebing yang mengancam 7 rumah warga di Dusun/Desa Nasol RT 11 RW 04 Kecamatan Cikoneng, kabupaten Ciamis, Sabtu (22/2/2020). Foto:Istimewa

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Hujan deras yang terjadi Sabtu (22/2/2020) sore, mengakibatkan sebuah tebing di Dusun/Desa Nasol RT 11 RW 04 Kecamatan Cikoneng, kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengalami longsor.

Beruntung kata dia tidak ada korban jiwa atau luka akibat musibah longsor tersebut. Namun, longsor mengancam sebanyak 7 rumah warga yang berada di bawah tebing tersebut.

Ketua Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Ade Waluya membenarkan musibah longsor tersebut.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat hujan deras disertai angin melanda wilayah Cikoneng dan sekitarnya,” ujar Ade.

Pasca longsor, warga sekitar dibantu relawan Tagana membantu mengevakuasi material tanah longsor yang hampir menimbun rumah warga.

“Kami imbau juga kepada 7 pemilik rumah agar terus meningkatkan kewaspadaan karena hujan bisa saja membuat tanah tebing kembali longsor,” ungkapnya.

Selain musibah longsor di Nasol Kecamatan Cikoneng, musibah pohon tumbang juga terjadi di Dusun Cimanggu, Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Sedikitnya, 10 rumah  rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Rusaknya rumah di Ciamis itu terjadi saat hujan lebat yang disertai angin kencang, pada Sabtu (22/2/2020) sekitar pukul 15:00 WIB.

Engko, salah seorang warga Dusun Ciamanggu ketika dihubungi HR Online, mengatakan, selepas ashar di daerahnya turun hujan lebat dibarengi angin kencang, sehingga membuat warga ketakutan.

“Awalnya hanya hujan biasa akan tetapi selang beberapa lama hujan semakin lebat dengan angin kencang. Sehingga menyebabkan suara bergemuruh dan terdengar suara patahan pohon akibat kencangnya angin yang menerpa,” ungkapnya. (Jujang/R8/HR Online)

Loading...