Unik, SMAN 3 Banjar Miliki 10 Siswa Kembar

Siswa SMAN 3 Banjar
4 pasang siswa kembar saat berfoto dengan Wakasek Kesiswaan, Encang Zaenal Muarif. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Ada yang menarik dan cukup unik di SMAN 3 Banjar. Dari ratusan siswa yang ada, ternyata terdapat 10 anak kembar alias 5 pasang dan mayoritas merupakan satu angkatan.

10 anak kembar tersebut di antaranya Andre dan Indra dari kelas XI IPA asal Banjarsari Ciamis, Yeni Yuliani dan Yena Yuliana kelas XI IPS dari Banjar, Nabila dan Nadila kelas XI IPA, Hana dan Hani kelas XI IPA asal Banjar, dan Sifa dan Sofi kelas X.

Saat berbincang-bincang dengan HR Online, Yuliani dan Yena Yuliana dikabarkan saat itu sedang tidak masuk sekolah, sehingga hanya 4 pasang saja yang hadir.

Mayoritas di antara mereka merupakan kelas XI, kecuali Sifa dan Sofi yang masih duduk di kelas X. Di antara mereka juga ada yang aktif dalam organisasi Pramuka.

Indra dan Andre mengaku, Guru maupun teman-temannya saat pertama kali masuk SMAN 3 Banjar terkadang salah memanggil salah satu kembar identik itu. Namun seiring waktu, mereka mulai paham ciri-ciri fisik yang menunjukkan salah satunya.

“Mungkin ketika awal masuknya saja, kalau ke sini-sini mah sudah paham dengan kami, Guru-guru SMAN 3 Banjar juga sudah paham, meski kadang masih ada saja yang keliru,” kata Indra sambil tersenyum, Kamis (30/1/2020) lalu.

Senada juga diungkapkan Si Kembar dari Sukarame Banjar, Hana dan Hani. Mereka mengatakan, meski 5 pasang anak kembar dalam satu sekolah dan satu angkatan, namun berada di kelas yang berbeda. Sehingga tidak membuat Guru atau temannya salah menyebut nama saat memanggil.

“Sepertinya kalau dalam satu kelas jadi ramai. Tapi ini tidak. Kami beda-beda kelas. Ada juga yang masih kelas X,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Banjar Kusdiaman melalui Wakasek Kesiswaan Encang Zaenal Muarif mengatakan, di sekolahnya hampir setiap angkatan terdapat siswa yang kembar. Namun di angkatan kali ini, terutama yang kelas XI, jumlahnya cukup banyak.

Sebagai Wakasek Kesiswaan, Encang mengaku mengenali ciri-ciri secara fisik satu per satu dari 10 anak kembar itu. Sehingga merasa sudah terbiasa dan tidak salah menyebut atau pun memanggil.

“Anak-anak itu Alhamdulillah banyak yang berprestasi, dan juga aktif di organisasi sekolah. Tentu ini menjadi salah satu keunikan tersendiri di SMAN 3 Banjar. Mudah-mudahan prestasi belajar mereka semakin meningkat,” katanya. (Muhafid/R6/HR-Online)

Aegis Boost Pro