Kamis, Mei 19, 2022
BerandaBerita BanjarWarga Kota Banjar Ini Minta Penyempitan Saluran Irigasi Segera Ditangani

Warga Kota Banjar Ini Minta Penyempitan Saluran Irigasi Segera Ditangani

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Penyempitan saluran irigasi yang berada di perbatasan Lingkungan Margasari-Bojongsari, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari dikeluhkan warga. Pihak terkait diminta melakukan normalisasi agar tidak menimbulkan dampak air meluap saat hujan.

Pantauan HR Online, puluhan meter saluran irigasi yang membentang di perbatasan antar lingkungan tersebut hampir sebagian tertutup oleh lumpur yang sudah tumbuh rumput.

Di sisi lain, tumpukan sampah di sejumlah titik di pinggir saluran irigasi ini pun sangat mudah dijumpai. Apalagi di pagi hari tampak sejumlah warga dengan enaknya membuang sampah ke saluran irigasi tersebut.

Ketua RW 5 Lingkungan Margsari, Asharistanto, mengatakan, penyempitan saluran irigasi tersebut dikhawatirkan berdampak buruk pada warga di sekitar saluran, terutama saat hujan.

Ia khawatir terjadi luapan air ketika hujan turun. Apalagi saat hujan turun seringkali di saluran tersebut pintu airnya dibuka, sehingga debit air semakin meningkat.

“Ini hampir setengahnya kan penyempitannya. Jelas dampaknya kalau debitnya meningkat bisa meluap. Kalau pun tidak, tanahnya bisa coplok dan menghambat air,” jelas pria yang akrab dipanggil RW As itu, Rabu (5/2/2020).

As menuturkan, beberapa waktu lalu keponakannya membersihkan bagian pinggir saluran yang sudah penuh oleh tanah. Namun aktivitas tersebut justru dilarang oleh salah satu petugas di jalur tersebut.

Padahal, menurut As, kegiatan bersih-bersih saluran irigasi yang dilakukan oleh warga tiada lagi dapat membantu meringankan petugas yang bertanggungjawab melakukan perawatan di saluran itu.

“Ini harus adanya kesadaran bersama agar di sepanjang saluran ini tidak terjadi penyempitan karena tanah. Saya juga berharap pihak terkait turun tangan melakukan normalisasi agar saluran tersebut lebih lancar, dan lebih tegas terhadap pembuang sampah,” katanya.

Badru, warga setempat, juga mengatakan hal senada. Ia menyadari saluran irigasi yang ada di depan rumahnya itu sudah hampir setengahnya tertututup oleh tanah yang menggumpal dan menyebabkan penyempitan.

Sehingga, dirinya pun berinisiatif membersihkan material lumpur di saluran irigasi yang ada di depan rumahnya.

“Saya kira kalau mau membersihkan tinggal bersihkan saja. Kalau pun ada yang melarang, itu jelas tidak benar. Makanya saya cuek saja membersihkan yang ada di depan rumah. Syukur kalau di sepanjang jalur ini dinormalisasi oleh pihak terkait,” katanya. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -