Minggu, Mei 29, 2022
BerandaBerita BanjarAkibat Virus Corona, Masker dan Hand Sanitizer di Kota Banjar Langka

Akibat Virus Corona, Masker dan Hand Sanitizer di Kota Banjar Langka

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Akibat virus Corona ke Indonesia, ketersediaan masker dan hand sanitizer di berbagai daerah mengalami kelangkaan barang, begitupun di beberapa apotek di Kota Banjar, Jawa Barat.

Salah seorang apoteker di Apotek Laku di depan Kelurahan Mekarsari, Kota Banjar, Fahrian, menuturkan, hampir sebulan ini semenjak ada isu virus corona beberapa apotek kesulitan mendapatkan masker dan hand sanitizer.

Meski tak begitu tahu sebab-musabab kelangkaan masker tersebut, namun ia mengaku beberapa minggu ini distributor penyuplai barang juga tak mengirim barang.

“Lagi nggak punya stok, sekarang barangnya aja lagi langka, padahal banyak yang nanyain. Mungkin dari pabriknya,” kata Fahrian kepada HR Online, Rabu (4/3/20).

Karena langkanya barang, lanjut Fahrian, harga masker di beberapa tempat pun mengalami kenaikan cukup tinggi, dari semula Rp 30-40 ribu per box dengan kemasan isi 100 sekarang bisa mencapai harga Rp 100-200 ribu per box.

“Kalau normalnya ada yang Rp 30-40 ribu, tergantung barang dan merek. Tapi sekarang katanya ada yang sampai jual hingga 100 ribu,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Ria Ambaryani, Apoteker di Apotek Pakuan Medika yang beralamat di Jl. RSU Kota Banjar dan Lolita, Apoteker di Apotek Kimia Farma. Ia menambahkan, kelangkaan tersebut tidak hanya terjadi pada komoditas masker saja, tapi juga hand sanitizer atau sabun cuci tangan.

Meski sama-sama mengalami kelangkaan barang, lanjut Ria, akan tetapi kenaikan harga untuk hand sanitizer tidak seperti harga masker yang naiknya cukup tinggi.

“Memang lagi pada kosong dari distributornya juga. Cuma kalau hand sanitizer naiknya sekitar sepuluh ribuan, nggak kaya masker harganya langsung naik tinggi,” kata Ria.

Ia berharap pasokan masker dan hand sanitizer bisa kembali normal mengingat barang tersebut saat ini tengah menjadi kebutuhan masyarakat, terutama karena akibat virus corona ini. “Semoga distribusinya lancar lagi soalnya lagi banyak yang nanyain,” harapnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

- Advertisment -