Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita CiamisAntisipasi Covid-19, Anggota DPRD Ciamis Diperiksa Suhu Tubuh

Antisipasi Covid-19, Anggota DPRD Ciamis Diperiksa Suhu Tubuh

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebelum menggelar rapat paripurna, seluruh anggota DPRD Kabupaten Ciamis terlebih dahulu diperiksa suhu tubuh guna mengantisipasi penyebaran virus Corona Covid-19 di lingkungan kantor DPRD Ciamis, Selasa (17/3/2020).

Menurut Kasi P4B Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Ivan Seful, pemeriksaan dilakukan sesuai dengan permintaan DPRD Ciamis. Pemeriksaan suhu tubuh anggota DPRD Ciamis pun dilakukan sesuai SOP dinas kesehatan.

“Kita periksa suhu tubuh satu persatu anggota DPRD Ciamis sebelum masuk ke dalam ruangan rapat, hal tersebut guna memastikan para anggota dewan semuanya terbebas dari penyebaran virus Corona ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Ivan, pemeriksaan suhu tubuh terhadap anggota DPRD Ciamis untuk mendeteksi adanya gejala flu.

“Untuk antisipasi jika ada yang flu, kita berikan masker untuk dipakai serta pemberian antiseptik pencuci tangan,” katanya.

Kata Ivan, pemeriksaan suhu tubuh anggota DPRD Kabupaten Ciamis dilakukan karena mobilisasi kerja mereka cukup tinggi. Apalagi, anggota dewan ini sering tugas ke luar kota dan sering melaksanakan kegiatan dengan banyak orang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, seluruh anggota DPRD dalam kondisi normal, namun jika nanti mereka melakukan tugas kunjungan kerja ke luar daerah sudah selayaknya menjaga kondisi kesehatan,” jelasnya.

Sementara Imam Dana Kurnia, salah seorang anggota DPRD Ciamis, mengatakan, dirinya menyambut baik pemeriksaan suhu tubuh oleh dinas kesehatan. Apalagi tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona dan memeriksa kesehatan para anggota DPRD.

“Seiring tersebarnya virus Corona ini, maka kami menghentikan tugas kunjungan ke luar daerah untuk sementara, hal tersebut guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Karena saat ini seluruh daerah sedang melakukan pemantauan terhadap virus ini,” katanya.

Meskipun begitu, Imam menambahkan jika kunjungan kerja (kunker) masih tetap harus dilakukan, maka pihaknya akan lebih berhati-hati saat kunker maupun saat menerima kunker dari daerah lain. (ES/R7/HR-Online)

- Advertisment -