Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaBerita PangandaranAntisipasi Virus Corona di Pangandaran, Tim Gerak Cepat dan Crisis Center Dibentuk

Antisipasi Virus Corona di Pangandaran, Tim Gerak Cepat dan Crisis Center Dibentuk

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan rapat koordinasi dan sosialisasi antisipasi virus corona di RSU Pandega Pangandaran, Rabu (4/3/2020).

Sekretaris daerah Kabupaten Pangandaran, Kusdiana, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kesehatan akan selalu melakukan koordinasi dengan Dinas kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam antisipasi virus corona di Pangandaran.

“Kita akan mengaktifkan survelians di semua Puskesmas yang berada di wilayah Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemantauan berkala pada orang yang masuk kriteria dalam pemantauan. Termasuk bekerjasama dengan lintas sektoral, seperti Bandara Nusawiru dan Pelabuhan Bojongsalawe.

“Pemerintah juga menyiapkan Team Gerak Cepat dan menetapkan RSU Pandega sebagai lokasi Crisis Center serta menyiapkan hotline servis dengan nomor yang tersedia 085320643695,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran. Yani Achmad Marzuki mengatakan, masyarakat harus tetap waspada namun jangan sampai panik.

“Alhamdulilah Pangandaran masih zero corona. Meskipun begitu, kita akan terus melakukan sosialisasi mengenai penyakit-penyakit yang perlu diwaspadai kepada masyarakat luas, agar jangan sampai ada warga Pangandaran yang terjangkit,” ucapnya.

Lebil lanjut Yani mengimbau kepada masyarakat agar menjaga pola hidup sehat, menjaga pola makan serta tidur yang teratur.

“Jaga pola makan dengan asupan gizi yang baik, dan budayakan cuci tangan sebelum makan,” katanya.

Sebelumnya, Yani juga menegaskan Pangandaran masih zero corona, ini berarti belum ada warga Pangandaran yang terjangkit virus corona, termasuk para turis asing yang datang ke berbagai obyek wisata di Pangandaran.

“Sebagai kabupaten yang banyak dikunjungi turis asing memang ada kekhawatiran terkait virus corona ini, namun banyak turis dari mancanegara sampai saat ini kondisinya ‘Zero Corona’, artinya sama sekali belum ada yang terindikasi kena virus corona,” katanya.

Selain itu, lanjut Yani, turis yang datang ke Pangandaran belum ada yang pernah berkunjung ke negara-negara yang terjangkit corona.

“Semua turis asing di Pangandaran tidak ada yang terjangkit virus corona, karena itu obyek wisata di Kabupaten Pangandaran aman untuk dikunjungi,” ucapnya. (Enceng/R7/Hr-Online)

- Advertisment -