Bahaya Mencabut Bulu Hidung

Bahaya Mencabut Bulu Hidung
Ilustrasi bulu hidung. Foto: Net/Ist

Bahaya mencabut bulu hidung bagi sebagian orang masih dianggap hal yang tabu. Bahaya mencabut ini bermula dari orang yang merasa risih terhadap bulu hidung yang tumbuh panjang.

Tanpa berpikir jauh, orang yang risih terhadap tumbuhnya bulu hidung, langsung mengeksekusi dengan cara mencabut begitu saja bulu tersebut menggunakan pinset atau sejenisnya.

Dengan alasan esetetika, setelah mencabut bulu hidung, mereka merasakan rasa percaya diri kembali karena bulu hidung yang mengganggu penampilannya telah dicabut.

Bahaya Mencabut Bulu Hidung

Namun, banyak orang yang belum tahu, dibalik kebiasaan mencabut bulu hidung serta kenikmatan yang didapatnya, ada bahaya yang akan mengancam kesehatan tubunya.

Rongga Hidung Terkena Infeksi

Tidak bisa dipungkiri, alat yang dipakai untuk mencabut bulu hidung terkadang tergeletak dimana saja sehingga banyak orang yang abai terhadap kebersihannya.

Hal tersebut yang memicu tumbuhnya virus atau bakteri masuk. Apalagi jika mencabut bulu hidung menyisakan luka, virus atau bakteri tersebut sangat mudah masuk mengganggu folikel hidung.

Menurut penelitian dari Dr. Erich Voigt, ahli otolaringologi (cabang dari ilmu kedokteran) dari New York University, ia mengatakan, mencabut bulu hidung membahayakan lantaran karena kuman dan partikel masuk ke dalam folikel hidung sehingga menyebabkan infeksi.

Hidung Mudah Mimisan

Hal lainnya dari bahaya mencabut bulu hidung adalah keluarnya darah dari hidung atau sering disebut dengan mimisan.

Hidung merupakan area yang sangat rawan sehingga bagi orang yang sudah sering mencabut bulu hidung disarankan agar segera berhenti, karena pembuluh darah halus akan pecah dalam hidung yang menyebabkan terjadinya pendarahan hidung.

Menyebabkan Radang Otak

Meski radang otak masih dinilai sangat rendah dari risiko bahaya mencabut bulu hidung, akan tetapi kewaspadaan harus tetap diutamakan.

Orang yang banyak mencabut bulu hidung sebenarnya akan merusak pembuluh darah vena atau sering disebut darah balik. Darah vena tersebut kemudian akan bercampur dengan darah otak.

Apabila hidung terinfeksi virus dan dan bakteri, virus dan bakteri tersebut akan akan masuk melalui pembuluh darah vena lalu menjadi gumpalan di Sinus Kavernosus, karena virus dan bakteri masuk ke dalam otak.

Menyebabkan Perforasi Seftum

Perforasi Seftum adalah salah satu dari sekian banyak bahaya mencabut bulu hidung. Sepertinya bagi sebagian kalangan, Perforasi Septum masih asing didengar.

Perforasi Septum merupakan sebuah kondisi dimana rongga hidung mengalami gangguan kerusakan.

Hal tersebut, bisa saja disebabkan oleh seringnya mencabut bulu hidung, karena sebagian dari tanda-tanda Perforasi Septum ini adalah lendir yang mengerak bisul dan luka.

Itulah sebagian dari penyebab bahaya mencabut bulu hidung. Jadi bagi siapa saja yang masih mencabut bulu hidung, lebih baik tinggalkan dari sekarang. Atau kalau bisa jika ada bulu hidung yang tumbuh mengganggu penampilan, baiknya digunting saja bulunya jangan dicabut, bahaya. (Muhafid/R6/HR-Online)