Belajar di Rumah Lebih Efektif dengan Google Classroom

Belajar di Rumah
Tampilan awal saat akan menggunakan Google Classroom. Foto: Screenshot

Belajar di rumah sebagai kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran corona berdampak terhadap sekolah. Kegiatan belajar mengajar akhirnya harus dilkukan sendiri-sendiri di rumah.

Pembatasan terhadap segala aktifitas publik tersebut, membuat sekolah-sekolah harus memikirkan solusi supaya kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif meskipun dengan cara belajar di rumah.

Tapi jangan khawatir, sekarang sudah banyak teknologi yang mendukung hal itu, bahkan bukan hanya mendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk untuk meeting dan beberapa kegiatan perusahaan sudah bisa dilakukan di rumah.

Terkhusus untuk kegiatan belajar, salah satu aplikasi keluaran google ini bisa dimanfaatkan supaya belajar di rumah tetap efektif, yaitu Google Classroom.

Fitur Google Classroom Supaya Belajar di Rumah Lebih Efektif

Dalam segi fitur, Google Classroom memiliki beberapa keunggulan yang bisa diandalkan, berikut beberapa keunggulan yang bisa membuat belajar di rumah kamu lebih efektif.

1.  Menyusun Kelas

Fitur untuk menyusun kelas di Google Classroom akan sangat berguna untuk siswa atau pun mahasiswa, terbih bagi para guru.

Denga fitur ini, sekolah dapat mengatur kelas sesuai dengan kebutuhan, misalkan disesuaikan dengan tingkatan kelas atau dengan kriteria tertentu.

Selain itu, dengan fitur ini sekolah bisa mengatur jadwal kelas yang dapat disesuaikan dengan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

2.  Google Form Impor

Supaya pembelajaran di rumah lebih interaktif, melalui google form pengajar bisa membuat kuisioner untuk siswa.

Hasil dari kuisioner tersebut, kemudian dapat di impor ke dalam Google Classroom supaya para siswa bisa mengetahui hasil yang mereka dapatkan.

Fitur ini juga bisa membantu untuk melakukan tes ketika sebuah materi sudah selesai disampaikan, dengan fitur yang mudah digunakan.

3.  Single View

Dalam fitur single view, pengajar bisa melakukan pembagian tugas serta pengumpulan tugas, di mana pengajar bisa mengontrol berjalannya tugas melalui fitur ini.

Siswa bisa memperlihatkan tugas yang sudah di selesaikan kemudian dikumpulkan melalui fitur ini, kemudian pengajar bisa memeriksanya satu per satu melalui sistem filter.

Selain itu, fitur ini memungkinkan pengajar untuk melakukan pengarsipan dengan mudah dan memisahkan tugas yang sudah dinilai dengan yang belum.

4.  Transfer Kelas

Nah, fitur transfer kelas dapat memudahkan pengajar untuk melakukan kegiatan belajar mengajar tanpa harus membuat banyak Google Classroom.

Dengan fitur ini, ketika seorang pengajar sudah selesai bisa dilanjutkan oleh pengajar lain dengan akses yang sama terhadap semua fasilitas.

Termasuk dalam hal tugas, melalui google drive pengajar bisa lebih mudah mengakses setiap tugas yang akan diberikan tanpa menggunakan banyak arsip.

Masih ada beberapa fitur lain yang dapat digunakan di Google Classroom, seperti membuat ruang diskusi dan penilaian secara real time.

Jadi, Belajar di rumah tidak akan menghambat kegiatan belajar mengajar dengan bantuan Google Classroom. (Muhafid/R6/HR-Online)

Loading...