Belasan Anak SD Terciduk Main Game di Warnet, Begini Respon Disdikbud Banjar

Anak SD
Belasan anak SD yang terciduk Satpol PP Kota Banjar saat sedang main game. Foto: Istimewa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Masih adanya belasan anak SD  terciduk berkeliaran di warung internet atau Warnet saat kegiatan belajar mengajar di rumah hingga mereka terciduk petugas Satpol PP mendapat tanggapan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar.

Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Jawa Barat, Ahmad Yani menganggap hal tersebut hanyalah kasus kecil dalam dunia pendidikan.

“Kalaupun ada anak siswa yang terciduk itu hanya kasus kecil di tengah banyaknya siswa yang masih mau menuruti bimbingan belajar,” kata Ahmad Yani kepada HR Online via sambungan teleponnya, Senin (30/3/20).

Ditanya lebih jauh mengenai efektivitas dan konsep belajar di rumah, ia menjelaskan, sampai saat ini pihaknya tidak berpikir tentang efektif atau tidaknya program tersebut tapi bagaimana anak didik mendapatkan pelayanan.

Baca juga: Lagi! Anak SD di Kota Banjar Terciduk Main Game, Belajar di Rumah Tak Efektif?

Adapun mengenai konsep pembelajarannya mengacu pada protokol pencegahan covid-19 sebagaimana arahan dan kebijakan menteri pendidikan dan kebudayaan.

Di antara konsep pembelajaran itu yakni penerapan sistem belajar jarak jauh, pendidikan kecakapan hidup tentang pandemi virus corona dan pemberian tugas sesuai minat dan bakat masing-masing.

“Jadi, tujuan utama kita saat ini adalah bagaimana anak-anak terlindungi di rumah masing masing tapi masih tetap bisa belajar,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya mengimbau agar seluruh unsur dari mulai guru, kepala sekolah, orang tua maupun masyarakat untuk bersama sama ikut memantau dan memperhatikan proses belajar anak didik.

“Semua punya peran melakukan pengawasan kepada para peserta didik selama menjalani kegiatan belajar di rumah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Satpol PP berhasil menemukan belasan siswa SD terciduk sedang asyik bermain game online di salah satu Warnet di Kota Banjar. Mereka pun diberi arahan oleh petugas yang kemudian disuruh pulang dan agar tidak mengulangi kegiatan tersebut di saat waktu belajar. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Loading...