Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita BanjarBentuk Crisis Center Corona, Walikota Banjar Imbau Warga Tidak Panik Berlebihan

Bentuk Crisis Center Corona, Walikota Banjar Imbau Warga Tidak Panik Berlebihan

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Walikota Banjar, Jawa Barat, Hj. Ade Uu Sukaesih, mengimbau kepada warga masyarakat agar tidak panik berlebihan menanggapi maraknya isu virus corona, dan ditetapkannya wilayah Jawa Barat sebagai daerah siaga 1 oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, belum lama ini.

Hal itu sebagaimana dikatakan Walikota Banjar, usai pembentukan Tim Crisis Center Kota Banjar, di Ruang Rapat Setda Kota Banjar, Kamis (05/03/2020).

“Waspada memang harus, tapi jangan sampai berlebihan, karena sekarang juga sudah dibentuk Tim Crisis Center untuk Kesiapsiagaan,” kata Ade Uu, yang juga Ketua Crisis Center Kota Banjar, kepada awak media.

Pembentukan kesiapsiagaan itu sesuai instruksi gubernur, dan tekhnik pelaksanaannya nanti hanya diberlakukan satu pintu, agar koordinasi dan penanganannya lebih cepat dan mudah.

“Nanti ada tim gerak cepat yang bertugas melakukan pemantauan dan pencegahan. Untuk kantor layanan kita tempatkan di Setda,” terangnya.

Upaya Pencegahan

Sebagai kesiapsiagaan lain, lanjut Ade Uu, saat ini pihak pemerintah melalui RSUD sudah menyiapkan dua kamar khusus untuk penanganan ketika ada warga yang terindikasi suspect virus corona.

Selain itu, sebagai upaya pencegahan, secepatnya pihak pemerintah kota akan menggalakkan sosialisasi dan edukasi kepada para petugas Puskesmas, instansi pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

“Kita juga memantau para tenaga asing ataupun warga yang baru datang dari luar negeri, bekerjasama dengan pihak Imigrasi,” jelasnya.

Ia berharap, dengan dibentuknya Crisis Center Corona dapat mempermudah masyarakat ketika membutuhkan akses perkembangan informasi tentang virus corona.

Selain itu, Walikota Banjar juga mengajak kepada semua pihak untuk saling waspada, dan mengutamakan upaya pencegahan melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Semua harus saling sinergi untuk melakukan pencegahan, terutama warga yang mengalami gejala batuk, pilek dan demam tinggi, segera periksa kesehatan. Mudah-mudahan tidak sampai terjadi di Banjar,” pungkasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)

- Advertisment -