BPC PHRI Ciamis; Okupansi Hotel dan Restoran Turun Drastis

BPC PHRI Ciamis; Okupansi Hotel dan Restoran Turun Drastis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com).- Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran atau BPC PHRI Ciamis menyebutkan bahwa okupansi hotel dan restoran menurun drastis.

Angka hunian atau okupansi hotel yang berada di wilayah Kabupaten Ciamis mengalami penurunan drastis. Penurunan tersebut menyusul wabah virus corona yang mulai merebak di kalangan masyarakat.

Ketua BPC PHRI Ciamis, Danni Gardani, ketika dihubungi HR Online, Sabtu (21/03/2020), membenarkan, okupansi hotel di Kabupaten Ciamis mengamali penurunan cukup drastis.

“Bisa dibilang drop. Kondisinya memprihatinkan, karena jarang pengunjung yang datang (ke hotel), seiring himbauan dari pemerintah untuk berdiam diri di rumah,” katanya.

Menurut Danni, mayoritas pengusaha dan pemilik hotel di Kabupaten Ciamis kelimpungan karena anjloknya okupansi hotel belakangan ini.

Untuk itu, Danni berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis sesegera mungkin menyikapi kondisi yang dialami sektor perhotelan di Kabupaten Ciamis.  

“Jika tidak ada solusi dari pemerintah, kemungkinan hotel-hotel di Ciamis terancam bangkrut,” katanya.

Selain hotel, lanjut Danni, kondisi serupa juga dialami sektor rumah makan atau restoran di Kabupaten Ciamis.

Menurut Danni, wabah virus corona juga berdampak luar biasa terhadap angka kunjungan ke rumah makan.  

Tidak heran, kata Danni, pengusaha hotel dan rumah makan melakukan upaya efisiensi untuk merespon kondisi yang saat ini terjadi.

Untuk menghadapi hal tersebut, Danni menambahkan, BPC PHRI Ciamis melakukan koordinasi dengan BPD PHRI Jawa Barat.

Kordinasi tersebut, menurut Danni, berkaitan dengan keringanan pembayaran pajak hotel dan restoran sepanjang massa darurat corona.

Pengelola Arinda Grand Hotel, Tedi Ardiansyah, ketika dihubungi HR Online, Sabtu (21/03/2020), membenarkan penurunan okupansi hotel selama masa darurat virus corona diumumkan pemerintah.

“Sudah hampir sepekan ini, untuk mendapatkan satu sampai dua tamu atau pengunjung saja, lumayan susah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Tedi menuturkan, pihaknya berharap pengurus BPC PHRI Ciamis untuk mengusulkan keringanan pembayaran pajak kepada pemerintah.

“Khususnya, sampai masa darurat corona ini selesai dan okupansi hotel kembali normal,” katanya. (Deni/R4/HR-Online)