Senin, Mei 16, 2022
BerandaBerita CiamisDua Pasangan Bukan Muhrim Tepergok Sekamar di Hotel Kota Ciamis

Dua Pasangan Bukan Muhrim Tepergok Sekamar di Hotel Kota Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Jajaran Polres Ciamis kembali jaring dua pasangan bukan muhrim yang sedang asik ngamar, di salah satu hotel kelas melati di bilangan kota Ciamis, Rabu (11/3/2020) malam.

Dua pasangan bukan muhrim yang terjaring razia itu langsung dibawa ke Polres Ciamis guna pemeriksaan lebih lanjut.

Paur Dal Ops Polres Ciamis, Jajang, ketika ditemui HR Online, usai menggelar patroli, Rabu (11/3/2020) malam, mengatakan, operasi kali ini dilakukan secara gabungan, yaitu bersama unsur TNI, Polri dan juga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ciamis.

Jajang menjelaskan, pihaknya melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) ini guna cipta kondisi di wilayah hukum Ciamis.

“Sehingga kondisinya menjadi kondusif, terutama dari tindakan kejahatan dan perbuatan lainnya seperti maksiat,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Jajang, untuk sasaran operasi saat ini, pihaknya masih tetap melakukan pemeriksaan tempat hiburan, hotel dan juga kos-kosan.

“Hal tersebut guna memastikan ketiga tempat tersebut aman dari perbuatan tindak kejahatan,” kata Jajang.

Jajang menambahkan, ketika melakukan pemeriksaan tempat hiburan, pihaknya tidak menemukan para pengunjung yang kedapatan membawa minuman keras, sehingga hasilnya nihil.

Sementara untuk tempat kos-kosan, tim gabungan itu melakukan pemerikasaan kartu identitas para penghuni kosan.

“Akan tetapi setelah menyisir hotel, kami mengamankan dua pasang bukan muhrim sedang ngamar, lalu kedua pasangan tersebut kita amankan,” ucapnya.

Kedua pasangan itu, satu pasangan mengaku dari wilayah Sukadana Ciamis, dan satunya lagi mengaku dari Sadananya.

Jajang menuturkan, ketika terjaring razia, kedua pasangan bukan muhrim itu berdalih sedang nginep dan istirahat, karena kemalaman ketika akan pulang ke rumah.

“Namun karena hasil pemeriksaan KTP statusnya belum kawin lalu kami menggelandang kedua pasangan bukan muhrim itu guna dimintai keterangan lebih lanjut,” tuturnya.

Jajang mengungkapkan, bahwa razia ini akan terus dilakukan, terlebih cipta kondisi menjelang pilkades serentak dan juga menjelang bulan suci ramadhan. (Es/R5/HR-online)

- Advertisment -