Fakta Luar Angkasa dan Misteri Terbesarnya

Fakta Luar Angkasa dan Misteri Terbesarnya

Berita Sains, (harapanrakyat.com).- Fakta luar angkasa dan misteri terbesarnya. Siapa yang tidak takjub dengan keindahan luar angkasa?

Sebuah ruang yang tidak terbatas luasnya ini menyimpan sejuta keindahan sekaligus misteri yang susah untuk dipecahkan.

Tidak hanya terdapat matahari, planet, dan bintang-bintang saja disana. Tetapi juga ada banyak fakta luar angkasa dan misteri-misterinya yang perlu Anda ketahui.

Bintang Tidak Terhitung

Para ilmuan dari NASA (National Aeronautics and Space Administration) mengatakan bahwa jumlah bintang di luar angkasa tidak dapat dihitung jumlahnya.

Karena begitu banyaknya, para ilmuwan menyebut bintang-bintang itu berjumlah “zillion” (tidak terbatas).

Ilmuwan Gilmore memprediksi jumlah bintang di seluruh ruang angkasa berjumlah 100 miliar dikali 100 milar, hasilnya angka 1 diikuti angka nol sebanyak 22 kali.

Teori ini berdasarkan pada prediksi jumlah bintang pada galaksi Bima Sakti yakni 200 miliar.

Kemudian diambil rata-rata tiap galaksi memiliki 100 miliar bintang, dikalikan jumlah galaksi di seluruh luar angkasa.

Kesunyian

Fakta luar angkasa kedua adalah tidak ada suara di luar angkasa. Hal ini disebabkan tidak adanya udara dan atmosfer disana.

Padahal gelombang suara dapat merambat jika terdapat udara sebagai medianya. Suara hanya dapat didengar di planet Bumi, karena terdapat atmosfer dan udara di dalamnya, sehingga bisa dilalui oleh gelombang suara.

Rotasi Bintang Neutron

Fakta luar angkasa selanjutnya adalah Rotasi Bintang Neutron. Bintang neutron terbentuk dari ledakan bintang supernova.

Bintang neutron runtuh saat ledakan dan kemudian berputar atau berotasi dengan sangat cepat, yakni mencapai 60 rotasi perdetiknya.

Namun dalam keadaan tertentu, rotasinya bisa semakin cepat hingga 600 kali per detik.

Jejak Kaki Astronaut Abadi di Bulan

Jejak kaki astronaut yang berada di bulan diprediksi akan bertahan hingga 100 juta tahun.

Teori ini berdasarkan keadaan bulan yang tidak memiliki atmosfer, sehingga tidak ada yang bisa mengikis apapun yang berada di bulan, termasuk jejak astronaut tersebut.

Misteri Kehidupan Luar Angkasa

Sebuah misteri besar yang belum terpecahkan adalah tentang adanya sebuah kehidupan di luar angkasa.

Ada beberapa saksi dan temuan-temuan yang membuktikan bahwa ada kehidupan di luar angkasa.

Salah satunya adalah pada tanggal 15 Mei 1963, astronaut Mayor Gordon Cooper melakukan perjalanan ke luar angkasa melalui orbit-orbit sebanyak 22 kali.

Pada perjalanan di orbit yang terakhir, astronaut tersebut melihat objek warna hijau seperti pesawat UFO berjalan mendekati pesawat yang dinaikinya.

Dari kejadian itu, Cooper menyimpulkan bahwa ada kehidupan makhluk hidup di luar angkasa.

Demikian beberapa fakta luar angkasa dan misteri yang belum terpecahkan. Dengan luasnya area yang tidak terbatas ruang dan waktu, membuat manusia memiliki keterbatasan untuk mempelajarinya.

Meski demikian, luar angkasa tetap memiliki pesona keindahan yang menakjubkan dengan segala bintang-bintang serta objek lainnya. (Deni/R4/HR-Online)