Gejala Baru Terinfeksi COVID-19 yang Wajib Diwaspadai!

Gejala Baru Terinfeksi COVID-19
Ilustrasi Gejala Baru Terinfeksi COVID-19, Foto: Istimewa

Gejala baru terinfeksi COVID-19 kini telah ditemukan. Tentu saja hal ini menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan bagi sebagian masyarakat.

Mengingat maraknya kasus virus Corona yang kini tengah menyerang di sejumlah tempat di dunia yang salah satunya adalah Indonesia, dengan adanya gejala baru terinfeksi virus Corona, maka bukan tidak mungkin jika penyebarannya akan semakin meningkat.

Sebab itulah agar kekhawatiran tersebut tidak menjadi kenyataan, maka gejala baru ini harus segera diwaspadai. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa penularan virus ini tak pandang bulu, dari anak-anak hingga lanjut usia pun memiliki kemungkinan terinfeksi virus ini.

Gejala Baru Terinfeksi COVID-19

Sudah banyak kasus meninggal dunia akibat terinfeksinya virus Corona ini. Meskipun demikian, peluang untuk sembuh ketika terpapar virus tersebut pun masih ada. Hal ini berkaitan dengan tanggapnya gejala saat seseorang terinfeksi virus Corona atau COVID-19.

Pada umumnya ketika seseorang terinfeksi virus Corona, maka akan menimbulkan gejala seperti demam maupun batu kering. Adanya gejala semacam inilah yang perlu diperhatikan.

Baca juga: Virus Corona Masuk Indonesia, Begini Gejala dan Cara Penularannya

Bukan hanya gejala semacam itu saja yang ditunjukkan, melainkan seperti sakit tenggorokan, dan yang paling parah terjadi gangguan pernafasan.

Gejala-gejala semacam ini tentu saja sangat jelas terlihat. Namun bagaimana jika gejala baru yang timbul? Serta seperti apa yang gejala baru tersebut? Berikut ini akan kami ulas untuk anda terkait gejala baru terinfeksi virus Corona.

Kehilangan Indra Penciuman

Salah satu gejala baru terinfeksi COVID-19 adalah hilangnya indra penciuman. Saat beberapa orang mengalami gejala semacam ini, bahkan terlihat sehat meskipun positif terinfeksi virus Corona atau COVID-19.

Hilangnya indra penciuman saat terinfeksi virus Corona merupakan gejala yang tidak dapat dipandang sebelah mata begitu saja. Justru gejala yang tidak semua orang tahu ini akan berbahaya.

Terjadi secara tiba-tiba, gejala barudengan kehilangan indra penciumannya disebut dengan anosmia atau hyposmia.  Dimana seseorang tidak dapat mencium bau-bau di sekitarnya dengan baik.

Pasien positif virus Corona dengan gejala ini sudah banyak dijumpai di berbagai negara. Seperti Iran, Amerika Serikat, Prancis, dan negara lainnya.

Bukan hanya itu saja, beberapa kasus melaporkan bahwa semakin banyak orang yang memberikan laporan dengan gejala baru terinfeksi COVID-19 ini tanpa adanya gejala lainnya yang ditunjukkan.

Kehilangan Indra Perasa

Gejala baru Corona lainnya adalah hilangnya indra perasa. Adanya gejala baru semacam ini sudah diperjelas oleh beberapa ahli terkait.

Sesuai laporan yang ada, orang yang dinyatakan terjangkit virus Corona di seluruh dunia hanya menunjukkan gejala kehilangan indra perasa maupun penciuman. Lebih mencengangkan lagi, gejala ini tanpa disertai batuk maupun demam tinggi.

Gejala semacam ini tentu saja menjadi perhatian kita bersama. Pasalnya, sudah banyak kasus yang ditemukan dengan gejala kehilangan indra perasa.

Dengan adanya gejala baru terinfeksi COVID-19, baik itu kehilangan indra penciuman maupun perasa, tentunya menjadi penting untuk diwaspadai, terutama bagi para anak muda.

Sebab, para kaum mudalah yang sering terjangkit virus Corona tanpa menimbulkan gejala maupun rasa sakit.

Pastinya hal ini juga sangat mengkhawatirkan, karena tanpa sadar akan menularkan dan menyebarkan virus Corona kepada orang-orang yang lebih rentan terhadap virus ini.

Baca juga: Gejala Virus Corona yang Lagi Viral dan Cara Mencegahnya!

Selain itu, anak-anak muda dengan rentan usia antara 20-29 tahun yang sebenarnya sudah terinfeksi virus Corona tetapi tidak menimbulkan gejala, sudah barang tentu tidak melakukan isolasi ataupun karantina diri. Maka dari itu, akan secara tidak sadar menyebabkan persebaran virus Corona semakin lebih cepat.

Kehilangan Indra Pendengaran

Masih berbicara mengenai gejala baru terinfeksi COVID-19. Kehilangan indra pendengaran juga menjadi salah satu gejala baru yang ditimbulkan akibat terinfeksi virus Corona.

Adanya gejala semacam ini sudah terbukti pada salah satu pasien positif virus Corona yang berasal dari Amerika Serikat, yaitu Julia Buscaglia.

Awalnya Julia Buscaglia ini hanya mengalami gejala batuk, tetapi juga diikuti dengan adanya gangguan pada indra pendengaran, perasa, dan penciumannya.

Dengan adanya gejala baru semacam ini, sudah jelas bahwa bukti seseorang terinfeksi virus Corona tidak serta merta menimbulkan gejala pada umumnya.

Itulah informasi seputar gejala baru terinfeksi COVID-19 yang penting untuk diketahui. Dengan mengetahui gejala semacam ini lebih dini, maka akan menjadi bentuk usaha kita dalam menghentikan penyebaran virus Corona. (R10/HR-Online)

Loading...