Jasad Warga Banjaranyar Ciamis yang Diduga Terseret Arus Sungai Ciputrahaji Akhirnya Ditemukan

Jasad Warga Banjaranyar Ciamis yang Diduga Terseret Arus Sungai Ciputrahaji Akhirnya Ditemukan
Tim gabungan Basarnas Tasikmalaya, membawa jasad Wasno, warga Desa Sindangrasa kecamatan Banjaranyar, Ciamis yang diduga terseret arus sungai Ciputrahaji, Minggu (1/3/2020). Foto:Suherman/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Setelah melakukan pencarian sejak hari Sabtu (29/2/2020) kemarin, jasad Wasno (30), korban yang terseret arus Sungai Ciputrahaji di Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akhirnya ditemukan oleh timsar gabungan Minggu (1/3/2020) siang.

Koordinator Basarnas Tasikmalaya, Erwin Syafrudin kepada HR Online mengatakan, pihaknya  melakukan pencarian dengan menyusuri sungai Ciputrahaji sejak pagi. Sekitar pukul 10.00 WIB, akhirnya timsar berhasil menemukan jasad Wasno sedang mengambang, tak jauh dari lokasi diduga terseret air.

“Kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kita temukan sekitar 200 meteran dari lokasi diduga ia terseret arus,” ujarnya.

Setelah berhasil ditemukan, jasad korban langsung di awa ke rumah duka dan segera di makamkan. Keluarga korban terlihat tak kuasa menahan tangis, mengetahui Wasno pulang dalam keadaan meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Pongporang, Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, geger lantaran salah seorang warganya hilang dan diduga hanyut terseret arus Sungai Ciputrahaji, Sabtu (29/02/2020) pagi.

Kepala Desa Sindangrasa, Egi Suprayoga Samsoe, saat dihubungi HR Online membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Ya dari kemarin sore warga kami bernama Wasno (30) warga Dusun Pongporang, RT 23 RW 06 hilang. Informasi hilangnya itu kemarin sore sekitar pukul 17.45 WIB,” ujar Egi.

Lanjut Egi, tidak ada saksi mata dalam kejadian tersebut, namun diduga Wasno hilang akibat hanyut terserat arus Sungai Ciputrahaji.

“Tidak ada saksi mata, apakah Wasno itu hilang akibat hanyut terseret arus Sungai Ciputrahaji atau ke mana? Hingga pagi ini kami masih belum tahu keberadaannya, namun upaya warga sejak semalam juga sudah menyusuri pinggir Sungai Ciputrahaji,” katanya.

Masih dikatakan Egi, upaya pencarian warga terus dilakukan hingga pagi hari ini, namun warga yang diduga hilang masih belum juga ditemukan.

“Dugaan sementara Wasno hilang akibat terseret arus sungai. Karena sebelum diketahui hilang, Wasno sempat pamit kepada temannya untuk pulang ke rumah usai bekerja. Namun dia juga sempat mengatakan ingin buang air besar dulu,” terangnya.

Biasanya, kata Egi, jika di tempat kerja saat ingin buang air besar akan pergi ke Sungai, sehingga timbul dugaan korban hanyut.

“Tapi kami juga belum pasti karena dalam hal ini tidak ada saksi mata yang melihatnya saat pergi dari tempat kerja,” katanya. (Suherman/R8/HR Online)