Senin, Oktober 25, 2021
BerandaBerita BanjarKi Demang Wangsafyudin; Semua Pihak Harus Bersatu Kembangkan Seni Budaya Kota Banjar

Ki Demang Wangsafyudin; Semua Pihak Harus Bersatu Kembangkan Seni Budaya Kota Banjar

Banjar Banjar (harapanrakyat.com),- Semakin memudarnya seni wayang golek, salah seorang pencinta dan pelaku seni budaya Kota Banjar, Ki Demang Wangsafyudin, mengatakan, untuk seni wayang golek, khususnya di Kota Banjar sudah termasuk jarang, sehingga perlu upaya bersama untuk melestarikan.

Namun, pelestarian seni tidak hanya pada seni wayang golek saja, tapi juga kesenian yang lainnya, dan upaya itu pun nampaknya sudah mulai dilakukan pemetaan dan pembinaan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar.

“Sekarang Dinas Kebudayaan kan sudah mulai ada pemetaan dan pembinaan. Kalau itu dilakukan konsisten, saya juga menyambut baik biar nanti ada pengembangan,” kata Ki Demang, kepada Koran HR, via WhatApp-nya, Selasa (25/02/2020).

Terkait wisata budaya untuk pendidikan atau pelajar, lanjut Ki Demang, saat ini nampaknya juga sudah dilakukan pengenalan seni budaya ke jenjang sekolah atau lembaga pendidikan.

Walaupun pengenalan budaya itu masih sebatas menjalankan program, namun upaya tersebut tentu sudah lebih baik dari pada tidak ada upaya sama sekali. “Ya sudah bagus lah, tinggal dimaksimalkan lagi pembinaannya, karena itu yang terpenting,” tandasnya.

Agar seni budaya tetap lestari, Ki Demang mengajak kepada seluruh masyarakat dan semua pihak, terutama para pelaku seni budaya harus bersatu padu untuk mewujudkan Kota Banjar yang punya identitas.

Selain itu, ia juga berharap Dewan Kebudayaan Daerah turut berperan aktif dan merangkul komunitas seni budaya untuk mengembangkan budaya daerah.

“Saya lihat kebudayaan di Kota Banjar akan maju kalau semua bersatu mengadakan pembinaan, dan fasilitas kepada para pelaku seni,” kata Ki Demang.

179 Organisasi Kesenian

Di hubungi terpisah, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, Oom Supriatna, mengatakan, sudah ada pendataan dan pemetaan pelaku seni budaya di Banjar.

Bahkan, dari data yang tercatat pada tahun 2019, ada sekitar 179 organisasi kesenian dari berbagai jenis seni budaya yang dikembangkan masyarakat, dan tersebar di empat kecamatan di Kota Banjar.

“Beberapa di antaranya sudah pernah juara I dan II tingkat provinsi, dan masuk kategori sangat berkembang. Sedangkan, 169 lainnya masuk kategori berkembang,” kata Oom.

Ia juga menjelaskan, sebagai upaya pembinaan, saat ini pihaknya tengah menggalakan program Seniman Masyarakat Terpadu (Simadu), dan program Seniman Masuk Sekolah (Simas) untuk pendidikan dan pengenalan budaya kepada siswa-siswi sekolah.

“Jadi intinya, dari Dinas Kebudayaan juga terus berupaya agar seni budaya, khususnya di Kota Banjar bisa terus berkembang,” kata Oom. (Muhlisin/Koran-HR)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img