Lagi! Anak SD di Kota Banjar Terciduk Main Game, Belajar di Rumah Tak Efektif?

Anak SD
Belasan anak SD yang terciduk Satpol PP Kota Banjar saat sedang main game. Foto: Istimewa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebagai upaya mencegah virus Corona di kalangan peserta didik, Petugas Satpol PP Kota Banjar, Jawa Barat, kembali melakukan sidak anak-anak SD ke warung-warung internet (warnet).

Dari hasil sidak tersebut ternyata masih ditemukan belasan anak-anak SD tanpa seragam sekolah tengah asyik bermain game online.

Sekretaris Satpol PP Kota Banjar, Kusnadi, mengatakan, sidak lanjutan tersebut untuk memastikan para peserta didik mendapat pengawasan penuh serta kegiatan belajar mengajar di rumah benar-benar berjalan efektif.

“Hampir semua warnet sudah pada tutup, cuma tadi ada satu yang masih buka. Kebetulan ada 15 anak yang sedang bermain game online,” kata Kusnadi saat dihubungi HR Online, via sambungan teleponnya, Senin (30/3/20).

Setelah ditanyai tim petugas, kata Kusnadi, anak-anak sekolah yang kebanyakan masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut langsung dilakukan pembinaan dan diperintahkan pulang ke rumahnya masing-masing.

Dalam waktu dekat ini lanjut Kusnadi, pihaknya juga akan mengagendakan kunjungan ke pabrik-pabrik untuk sosialisasi pencegahan virus Corona.

Termasuk melakukan pengecekan fasilitas kesehatan yang disediakan untuk para karyawan oleh pihak perusahaan.

“Sudah kita agendakan sosialisasi dan kunjungan tinggal menunggu pelaksanaan saja,” katanya.

Masih ditemukannya anak-anak bernain di warnet, menurut Kusnadi, karena kurangnya efektifitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah.

Dia menambahkan, tentu semua pihak harus terlibat dalam pengawasan pendidikan terutama para orang tua.

“Para orang tua harus memberikan pengawasan secara ekstra kepada anak-anaknya terlebih situasi adanya wabah ini terus meningkat dan berbahaya,” pungkasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)

Loading...