Malware Pencuri Cookie Mengancam Peretasan Akun

Malware Pencuri Cookie
Ilustrasi. Foto: Net/Ist

Malware pencuri cookie baru-baru ini telah ditemukan oleh Kaspersky Internet Security. Malware ini disebutkan bisa menjadi salah satu penyebab sebuah akun diretas.

Coockie merupakan sejumlah kecil data pengguna yang dikumpulkan oleh sebuah situs media sosial untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam situs tersebut.

Dalam cookie biasanya terdapat terdapat data-data sensitif, seperti username dan sandi yang tersimpan didalamnya ketika pengguna melakukan login terhadap sebuah situs.

Kaspersky dalam rilisnya menyebutkan terdapat dua malware yang telah dimodifikasi dan digunakan untuk mencuri cookie dari peramban media sosial yang saat ini sedang populer dan bisa menyebabkan sebuah akun diretas.

Serangan Malware Pencuri Cookie yang Menyebabkan Akun Diretas

Dua malware pencuri cookie tersebut telah dimodifikasi kedalam bentuk Trojan virus, kemudian Trojan tersebut dimasukkan ke dalam ponsel yang dimiliki korban.

Ketika ponsel korban sudah terinfeksi, maka setiap cookie yang dikumpulkan di peramban atau situs media sosial dapat dikumpulkan oleh penyerang.

Salah satu kecanggihan dari malware pencuri cookie ini adalah bisa mengelabui sistem keamanan dari situs media sosial yang saat ini bisa dikatakan sangat ketat.

Seperti sistem keamanan facebook yang mencegah upaya masuk mencurigakan, di mana ketika pengguna melakukan login di Jakarta, misalkan.

Kemudian, dalam jangka waktu yang tidak lama ada usaha login yang dilakukan dari Kalimantan, maka secara otomatis Facebook akan melakukan verifikasi pengguna.

Namun, malware pencuri cookie ini ternyata bisa mengelabui sistem tersebut, dan bisa melakukan login tanpa dicurigai oleh sistem keamanan jenis ini.

Cara Mengamankan Ponsel Dari Malware

Kaspersky menyarankan beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh pengguna untuk mencegah pencurian cookie pada ponsel, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan.

Pertama, pengguna disarankan melakukan pemblokiran terhadap akses Cookie untuk pihak ketiga pada peramban web ponsel, dan biarkan data tetap tersimpan samai Anda keluar dari peramban.

Kedua, lakukan pembersihan cookie secara berkala atau ketika sempat lakukan setiap kali anda telah selesai melakukan browsing atau login di akun media sosial.

Ketiga, memanfaatkan bantuan dari aplikasi yang mampu mencegah terjadinya serangan jenis ini, salah satu diantaranya Anda bisa menggunakan Kaspersky Security Cloud yang memiliki fitur penjelajahan privat.

Malware pencuri cookie dalam rilis yang diterbitkan Kaspersky Internet Security, saat ini terdapat kurang lebih 1000 pengguna yang ponselnya terinfeksi dan berpotensi untuk bertambah banyak. (Muhafid/R6/HR-Online)

Loading...