Kamis, Mei 26, 2022
BerandaBerita PangandaranMusim Paceklik, Nelayan Tradisional di Pangandaran Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan

Musim Paceklik, Nelayan Tradisional di Pangandaran Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Nelayan tradisional jaring arad di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengeluhkan minimnya hasil tangkapan ikan di laut dalam beberapa hari terakhir ini.

Turmini, salah seorang nelayan tradisional jaring arad, mengatakan, sudah beberapa hari ini hasil tangkapan ikan minim. Meski begitu, para nelayan tradisional sama sekali tidak putus asa dan tetap semangat melaut.

“Dalam sehari menjaring ikan hanya mampu mendapatkan 15 sampai 20 kilo saja, itu pun campuran, ada ikan udang dan cumi,” ungkap Turmini, kepada HR Online, Senin (23/03/2020).

Hal senada juga dikatakan nelayan tradisional lainnya, Karsono, bahwa dalam minggu-minggu nelayan tradisional di Pangandaran sedang paceklik ikan.

“Kami setiap hari melaut dan hasilnya bervariatif jika kondisinya seperti saat ini, berbeda dengan sebelumnya saat musim ikan, untuk satu kali tabur jaring saja kita mampu dapat ikan sampai dua kuintal,” ungkapnya.

Menurut Karsono, musim paceklik seperti sekarang memang selalu ada, namun tidak berlangsung lama. Hal ini pun sudah dimaklumi oleh para nelayan di Pangandaran.

Imbas dari minimnya hasil tangkapan ikan di laut berpengaruh pula terhadap para pengrajin ikan asin yang ada di Kabupaten Pangandaran, menginggat bahan baku ikan untuk dijadikan asin langka. (Ntang/R3/HR-Online)

- Advertisment -