Pasar Manis Ciamis Tutup, Itu Hoaks!

Pasar Ciamis Tutup, Itu Hoaks!
Isue tentang tutupnya Pasar Ciamis, Jawa Barat, akibat virus corona yang beredar di media sosial, adalah hoax. Foto:Istimewa/Dok HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Isue tentang tutupnya Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat, akibat virus corona yang beredar di media sosial, dibantah Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Setda Ciamis, Ani Supiani, mengatakan, berita pasar Ciamis tutup yang beredar di media sosial terutama facebook itu adalah hoax, alias berita bohong.

“Kepada masyarakat Kabupaten Ciamis, pasar Manis Ciamis tetap buka seperti biasa. Adapun pemberitaan yang beredar bahwa pasar Ciamis ditutup, itu merupakan hoax,” ujar Ani.

Hal yang sama dikatakan Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Ciamis, Tri Suratno. Ia pun menyangkal kabar pasar Ciamis ditutup seperti yang beredar di masyarakat.

Kata dia, pihak pemerintah tidak pernah memerintahkan para pedagang ataupun pengelola pasar Ciamis untuk tidak berjualan.

“Kabar Pasar Ciamis ditutup itu merupakan kabar bohong alias hoax, pasar tetap buka seperti biasanya melayani kebutuhan masyarakat,” katanya.

Penutupan pasar lanjut Tri, bukan kewenangan Diskoperindag, karena yang lebih berwenang adalah kepala daerah. “Jika tidak ada intruksi dari kepala daerah, Dinas tidak mungkin gegabah mengeluarkan kewenangannya,” jelasnya.

Sebagai upaya antisipasi virus corona di lingkungan pasar, Diskoperindang akan memasang wastafel atau tempat cuci tangan disertai sabun atau antiseptic di lokasi strategis yang sering dikunjungi masyarakat.

“Wastapel itu untuk para pedagang dan pembeli yang habis melakukan aktivitas di pasar, guna mencegah penyebaran virus corona,” kata Tri.

Menurutnya, pemasangan wastapel tidak hanya dilakukan di pasar Manis Ciamis, namun akan d

dipasang di setiap pasar milik Pemda Ciamis, seperti pasar Banjarsari, Sindangkasih dan Kawali.

Pasar Manis Ciamis Buka, Namun Sepi Pembeli

Akibat virus corona, omset pedagang sayuran di pasar Ciamis menurun drastis. Hal tersebut diakui salah satu pedagang sayuran di Blok A Pasar Ciamis, Asep kepada HR Online Sabtu (21/3/2020).

Kata dia, semenjak diberlakukannya imbauan pemerintah agar masyarakat tidak bepergian ke luar rumah, pasar Ciamis sepi pembeli sejak sepekan terakhir. Dia mengaku omset penjualannya menurun hingga 50 persen.

“Sangat sepi, apalagi  kalau sudah siang, jarang masyarakat yang datang ke pasar,” ujarnya.

Sepinya pembeli lanjut Asep, juga ditenggarai lantaran kemarin-kemarin muncul berita masyarakat Ciamis dilarang ke pasar, karena pasar akan tutup sementara waktu. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional Ciamis.

“Berita pasar Ciamis tutup itu hoax, tapi tetap saja berpengaruh. Masyarakat menjadi enggan keluar rumah, apalagi ke pasar yang menjadi pusat keramaian,” jelas Asep.

Pihaknya berharap, kasus virus corona bisa segera selesai dan masyarakat bisa kembali aktivitas seperti biasanya.

“Karena jika kondisinya seperti ini terus, perekonomian pedagang pasar Manis Ciamis akan semakin parah,” ungkapnya. (Jujang/R8/HR Online)

Loading...