Jumat, Mei 27, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariPemuda di Banjarsari Ciamis Kecewa, Ada Calon Kades Klaim Agrowisata untuk Raih...

Pemuda di Banjarsari Ciamis Kecewa, Ada Calon Kades Klaim Agrowisata untuk Raih Suara

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Para pemuda Dusun Sukamaju, Desa Banjarsari, Kabupaten Ciamis, selaku Pengelola Agrowisata mengaku kecewa, lantaran ada salah satu calon Kades (Kepala Desa) yang telah mengklaim lokasi tersebut untuk meraih suara. Padahal lokasi Agrowisata dikelola murni oleh para pemuda secara swadaya.

Sandi Saeful Anwar, salah seorang pengelola Agrowisata mengatakan, dirinya berharap  Agrowisata yang dikelola oleh pemuda tidak dijadikan ajang kampanye oleh para calon kepala desa yang ikut berkompetisi dalam ajang Pilkades serentak pada 12 April mendatang.

“Belum lama ini kami membaca sebuah berita online yang mana isinya ada salah seorang calon kades di Banjarsari yang mengklaim sebagai motor penggerak adanya atau berdirinya agrowisata di desa kami ini,” ujar Sandi, kepada HR Online, Senin (9/3/2020).

Sebagai pengelola, lanjut Sandi, dirinya sangat menyayangkan adanya pengakuan dari salah seorang calon kades yang mengaku sebagi motor penggerak agrowisata di Desa Banjarsari.

“Seakan-akan dia sebagai motor penggerak dalam kegiatan ini. Paahal tempat ini dikelola oleh kami sejak delapan tahun silam itu secara swadaya bersama para pemuda,” katanya.

Menurutnya, Rendi Bastaman, salah satu calon Kades di Banjarsari tersebut dari awal tidak pernah terlibat dalam pengelolaan Agrowisata.

“Dia tidak ada keterlibatan apapun di sini, namun tiba-tiba sekarang seakan mengklaim dia sebagai pelopor nya, maka dengan ini saya menyatakan sikap keberatan dengan judul yang ada di berita online itu,” katanya saat ditemui di lokasi Agrowisata, Senin (09/03/2020).

Masih dikatakan Sandi, dirinya tidak menutup calon Kades siapapun untuk datang ke lokasi Agrowisata yang tengah ia kembangkan tersebut. Namun dirinya berharap agar para calon Kades tidak ‘menjual’ Agrowisata untuk kebutuhan politik mereka.

“Bagi kami siapapun calon Kades yang hendak berkunjung ke sini silakan, namun kami berharap agar tidak menjadikan lokasi ini sebagai alat kampanye untuk meraih suara. Karena tempat ini kami bangun di atas lahan milik pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan para calon kades,” ungkapnya.

Calon Kades di Banjarsari Tidak Ada yang Terlibat dalam Pengelolaan Agrowisata

Dari awal, kata Sandi, tidak ada satu pun para calon Kades yang pernah ikut terlibat dalam pengelolaan Agrowisata.

“Kami pun tidak melibatkannya. Maka dari itu, kami memohon dan meminta klarifikasi kepada Bapak Rendi sebagai calon yang telah mengklaim lokasi ini sebagai pelopor dan motor penggeraknya,” tegasnya.

Pantauan HR Online di lapangan, menjelang pemilihan Kepala Desa serentak yang akan dilaksanakan pada 12 April 2020 mendatang, suhu politik di Desa Banjarsari terus meningkat. Berbagai manuver para tim sukses calon Kades pun dilakukan sehingga memicu perpecahan. (Suherman/R7/HR-Online)

- Advertisment -