Antisipasi Virus Corona, Pendamping PKH Ciamis Serempak Sosialisasi PHBS ke KPM

Antisipasi Virus Corona, Pendamping PKH Ciamis Serempak Sosialisasi PHBS ke KPM
Keluarga penerima manfaat (KPM) PKH di Ciamis mengikuti kegiatan cara mencuci tangan yang baik dan benar, dalam upaya menangkal virus corona. Foto:Istimewa

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Antisipasi penyebaran virus corona juga dilakukan para pendamping program keluarga harapan (PKH) di Ciamis, Jawa Barat. Pendamping PKH secara serentak memberikan sosialisasi tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) PKH.

Koordinator PKH  Kabupaten Ciamis Wilayah 1, Indra Maulana mengatakan, sosialisasi PHBS tersebut salah satunya dengan mempraktekan cara cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Sosialisasi PHBS ini diikuti peserta KPM PKH dalam kegiatan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2).

Kata dia, mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka dari itu, gerakan mencuci tangan yang baik dan benar harus dibiasakan, yakni sebelum dan sesudah makan, sebelum menyusui anak, sebelum menyuapin anak, sebelum menyajikan makanan, setelah BAK dan BAB, dan setelah memegang binatang peliharaan.

“Cuci tangan salah satu PHBS yang mesti dilakukan untuk mencegah berbagai penyakit seperti diare, cacingan, termasuk menangkal virus corona,” ujar Indra, Selasa (17/3/2020).

Lanjut Indra, pada  bulan Februari 2020 wabah virus corana mulai mencuat di negara tetangga, sehingga PPKH Kabupaten Ciamis berinisiatif untuk memberikan pendalaman dan pemahaman tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui modul kesehatan dan gizi dalam kegiatan P2K2.

 “Sehingga diharapkan para KPM paham tentang manfaat dari PHBS dan gerakan 6 langkah mencuci tangan yang sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Menurutnya, virus corona menjadi perhatian sangat serius dari semua kalangan karena proses penyebarannya sangat cepat dan bisa merenggut nyawa seseorang. Bahkan, Kementerian Sosial RI telah mengeluarkan surat edaran Nomor 823/i/KP.08.01/3/2020 terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan Kementrian Sosial.

Berdasarkan surat tersebut, Menteri Sosial  menganjurkan untuk tidak melakukan pertemuan yang melibatkan banyak peserta salah satunya seperti kegiatan P2K2 yang biasa dihadiri oleh sekitar 20-30 orang  KPM PKH per kelompoknya.

“Walaupun kegiatan P2K2 dihentikan untuk sementara waktu, namun tugas pendampingan kepada KPM tetap laksanakan,” ungkap Indra.

Lebih lanjut dia menyebut, kegiatan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2)  merupakan kegiatan pokok pada Program Keluarga Harapan (PKH) yang bertujuan merubah pola pikir, juga perilaku para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menuju ke arah yang lebih baik, terutama dalam mensikapi adanya wabah virus corona ini. (Jujang/R8/HR Online)

TCL
Loading...