Jumat, Mei 27, 2022
BerandaBerita BanjarPengusaha Ternak di Kota Banjar Ingin Pasar Hewan Dikelola Maksimal

Pengusaha Ternak di Kota Banjar Ingin Pasar Hewan Dikelola Maksimal

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Para pengusaha ternak di Kota Banjar, Jawa Barat, menginginkan agar pengelolaan pasar hewan di kawasan Dobo, Kelurahan/Kecamatan Pataruman, dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Keinginan tersebut diungkapkan para pengusaha ternak saat acara rembuk bareng dengan Dinas KUKMP, serta Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Banjar, usai acara pembukaan kembali pasar hewan di lokasi tersebut, Kamis (12/03/2020).

Salah seorang pengusaha ternak kambing, Sapon, mengatakan, perlu diapresiasi upaya reaktivasi pasar hewan oleh pemerintah daerah. Namun, perlu ada pengelolaan secara maksimal agar dapat berkembang.

Menurutnya, tidak hanya membangun sarana fasilitas usaha saja, tapi juga kebutuhan para peternak pun, baik dari akses permodal maupun pangsa pasar harus diperhatikan.

“Tentu kita sambut baik, tapi ya harus ada perkembangan, jangan sampai seperti yang sudah-sudah. Kalau seperti itu terus tentu tidak akan jalan,” kata Sapon.

Pengusaha ternak lainnya, H. Ikin dan Surwa, menambahkan, ke depan konsep pasar hewan tidak hanya kambing, sapi dan domba saja, tapi bisa ditambah dengan unggas dan ternak lainnya, sehingga keuntungan transaksi yang didapat tidak berasal dari satu sumber.

Selain itu, fasilitas penunjang untuk bongkar muat ternak juga perlu dipersiapkan pemerintah, termasuk menentukan pengaturan yang jelas, kaitannya dengan mekanisme transaksi di pasar.

“Namanya orang beli biasanya kan sambil belanja yang lain tuh, makannya barangnya juga harus komplit. Intinya kami siap meramaikan, tapi harus ada support,” ungkap Ikin.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar, H. Saefuddin, mengatakan, pihaknya akan berusaha maksimal menata dan menghidupkan kembali suasana pasar hewan agar dampak ekonomi yang ada bisa dirasakan.

Adapun terkait fasilitas penunjang dan permodalan, para pengusaha dan peternak yang masih membutuhkan bisa mengakses lembaga permodalan yang ada, dan pihaknya siap memfasilitasi.

“Kita upayakan lebih ramai lagi. Nanti kita juga sosialisasikan kepada para pengusaha dan peternak dari luar daerah bersama Kadin dan Dinas Pertanian,” kata Saefuddin. (Muhlisin/R3/HR-Online)

- Advertisment -