Perbedaan Pelek Casting, Forged dan Flow Forming

Perbedaan Pelek Casting, Forged dan Flow Forming

Berita Otomotif, (harapanrakyat.com).- Perbedaan Pelek Casting, Forged dan Flow Forming. Pelek merupakan salah satu komponen penting dalam mobil yang dalam pemilihannya perlu berhati-hati.

Pelek atau yang juga disebut sebagai velg adalah lingkaran luar dari logam yang berguna untuk memasang roda.

Ada beragam jenis pelek, dan kali ini harapanrakyat.com akan memberikan ulasan mengenai perbedaan pelek casting, forged dan flow forming.

Pelek Casting

Pelek casting adalah pelek yang pembuatannya dengan cara dicetak. Terdapat dua cara, yaitu gravity casting dan low presure casting.

Pembuatan yang paling umum adalah dengan melelehkan logam atau material pelek lainnya untuk kemudian dituangkan pada cetakan pelek yang semula sudah dibentuk.

Pelek satu ini adalah jenis yang paling mudah ditemukan dan memiliki harga yang terjangkau. Selain itu, pembuatan pelek casting terhitung cukup cepat, tidak seperti pembuatan pelek jenis lain.

Sayangnya, karena dicetak, pelek satu ini memiliki ketahanan yang rendah dan mudah pecah. Pun bobotnya lebih berat daripada pelek lainnya.

Pelek Forged

Berlawanan dengan pelek casting yang pembuatan sederhana, yaitu dicetak atau dicor, pelek forged memiliki kerumitan yang lebih dalam pembuatannya.

Pelek forged adalah jenis pelek yang pembuatannya ditempa. Jadi, misalkan menggunakan material berbobot 5000 ton, kemudian ditekan atau ditempa dengan mesin sampai kemudian menjadi sebuah pelek berkualitas tinggi.

Karena dibuat dengan cara ditempa, kualitas peleknya jelas lebih baik dan kerapatannya mendekati 100 persen dan cukup solid.

Perbedaan pelek forged dengan casting juga terletak pada harganya. Jika pelek casting cukup murah, maka pelek forged memiliki harga yang lebih tinggi. Pun bobotnya juga lebih ringan sehingga lebih nyaman digunakan.

Pelek Flow Forming

Kemudian, adalagi pelek flow forming yang merupakan salah satu jenis pelek yang dibuat dengan cara dicetak. Tidak sekadar dicetak, pelek satu ini juga memerlukan beberapa langkah pembuatan lainnya.

Setelah dicetak, calon pelek akan ditekan menggunakan roller dan ditarik dengan mesin lain yang kemudian akan membentuk pelek yang sempurna.

Mirip seperti pembuatan pelek casting dan juga pembuatan guci, tapi kerapatannya lebih tinggi karena masih ditekan dan ditarik.

Keuntungan lain dari pelek flow forming adalah lebih kuat tapi tetap ringan, pun bulatnya sempurna untuk menjaga keseimbangan roda.

Masalah harga, palek flow forming memang di atas pelek casting, tapi tetap di bawah pelek forged. Pelek jenis ini tidak sulit ditemukan di Indonesia dan banyak orang yang sudah menggunakannya.

Itulah perbedaan pelek menurut cara pembuatannya, casting, flow forming dan forged. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Anda bisa memilih mana yang paling sesuai dengan kantong dan kebutuhan. (Deni/R4/HR-Online)

Loading...