Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaBerita CiamisRame Virus Corona, Harga Temulawak di Ciamis Capai Rp 40 Ribu Perkilogram

Rame Virus Corona, Harga Temulawak di Ciamis Capai Rp 40 Ribu Perkilogram

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Harga temulawak di Ciamis, tepatnya di Pasar Manis Ciamis mengalami kenaikan yang signifikan. Dari harga biasa Rp 10 ribu, harga temulawak kini menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Kenaikan harga temulawak ini dipicu kabar virus corona masuk Indonesia. Rupanya temulawak dipercaya masyarakat Ciamis dapat mencegah terjangkit virus corona.

Baca Juga: Mencegah Virus Corona: Konsumsi Jahe, Kunyit, dan Temulawak

Herdi (35), pedagang sayuran di Blok B Pasar Manis Ciamis, mengatakan, pembeli temulawak di kiosnya meningkat pasca ditemukannya 2 pasien positif terjangkit virus corona di Depok.

“Sebenarnya sudah dua mingguan banyak pembeli yang ramai-ramai membeli temulawak di kios saya,” ujar Herdi yang ditemui di kiosnya, Kamis (5/3/2020).

Herdi menuturkan, sebelum adanya pemberitaan virus corona, pembeli temulawak yang ada di kiosnya tidak banyak. Pembeli hanya yang sudah jadi langganan.

“Kalau sebelumnya, jual temulawak sehari-hari biasa saja, harga pun cuma Rp 10 ribuan per kilo,” kata Herdi.

Jika sebelumnya harga temulawak di Ciamis hanya Rp 10 ribu per kilogram, maka saat ini harga temulawak, menurut Herdi, mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

“Permintaan akan temulawak naik sejak rame berita virus corona. Sama seperti harga kencur dan kunyit juga pada naik, karena yang beli kunyit dan kencur juga jadi banyak sekarang ini,” terangnya.

Herdi menambahkan, harga kencur saat ini mencapai Rp 50 ribu per kilogram, padahal sebelumnya harganya Rp 40 ribu per kilogram.

“Kalau harga kunyit biasanya dijual dengan harga Rp 3 ribu per kilo, sekarang naiknya jadi Rp 6 ribu per kilo,” katanya. (Ndu/R7/HR-Online)

- Advertisment -