Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita PangandaranSekolah Libur Karena Corona, Sejumlah Siswa Malah Keluyuran ke Pantai Pangandaran

Sekolah Libur Karena Corona, Sejumlah Siswa Malah Keluyuran ke Pantai Pangandaran

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Penyebaran virus Corona tidak membuat  takut para siswa yang diliburkan. Bahkan sekolah libur karena Corona dimanfaatkan sejumlah siswa untuk berwisata ke Pantai Pangandaran.

Seperti sejumlah siswa yang mengaku sekolah di salah satu MTs di Kota Banjar. Mereka mengaku tidak takut dengan serangan virus Corona yang saat ini tengah menggemparkan dunia.

HR Online menemui 6 orang siswa yang tengah beristirahat di Alun-alun Banjarsari. Mereka tampak masih menggunakan seragam sekolah. Kepada HR Online, mereka mengaku habis jalan-jalan dari Pantai Pangandaran.

“Kenapa meski takut om? Urusan penyakit dan mati itu urusan Tuhan, kita kenapa harus takut?” terang salah seorang siswa yang tidak mau menyebutkan namanya, Selasa (17/3/2020).

Dia pun malah asyik beramai-ramai menyantap jajanan bersama teman-temannya diselingi isapan rokok di tangan. 

“Kami kan kemarin habis merayakan ulang tahun sekolah. Nah perayaannya itu diadakan di Pangandaran. Lalu saya pulang tadi pagi-pagi dari Pangandaran dengan cara naik kendaraan umum, ya kita estapet aja om karena tidak punya ongkos,” kelakarnya sambil tetap asyik menghisap rokok.

Baca Juga: Libur Karena Corona, Puluhan Anak SD di Kota Banjar Terciduk Main di Warnet

Sebelumnya hal serupa juga terjadi di Kota Banjar, sejumlah anak SD terciduk sedang bermain game di warnet saat seharusnya belajar dari rumah lantaran virus Corona.

Puluhan anak sekolah tanpa seragam yang seharusnya belajar di rumah karena adanya kebijakan pencegahan virus Corona itu pun tak bisa berbuat banyak saat ditanyai petugas Satpol PP.

Sekretaris Satpol PP Kota Banjar, Kusnadi, mengatakan, razia tersebut sebagai upaya melindungi pelajar di Kota Banjar dari ancaman merebaknya virus Corona di tempat umum dan keramaian.

Selain itu juga untuk memastikan anak-anak peserta didik melaksanakan tugas pembelajaran mandiri yang diberikan oleh pihak sekolah.

“Ada tiga titik lokasi yang kami ambil dan hasilnya hampir 50 siswa kedapatan sedang asyik bermain game,” kata Kusnadi kepada awak media. (Suherman/R7/HR-Online)

- Advertisment -