Selasa, Mei 24, 2022
BerandaBerita PangandaranSempat Dirawat di Pangandaran, Begini Kronologi PDP Corona Cilacap yang ‘Ditolak’ Sejumlah...

Sempat Dirawat di Pangandaran, Begini Kronologi PDP Corona Cilacap yang ‘Ditolak’ Sejumlah RS

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pasien Dalam Pengawasan atau PDP Corona Cilacap yang ‘ditolak’ sejumlah Rumah Sakit diketahui berasal dari Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ia ditangani di Puskesmas Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, setelah pulang dari Jakarta dan sempat ke rumah mertuanya yang berada di Mangunjaya.

Seperti yang diungkapkan Kepala Puskesmas Mangunjaya, Suheryanto, PDP Corona Cilacap yang diduga sudah pernah kontak langsung dengan orang yang terpapar corona di Jakarta. Ia pulang sudah dalam keadaan sakit.

“Kamis kemarin kita mulai pantau orang tersebut karena kabarnya pulang dari Jakarta dalam keadaan sakit. Setelah kita gali, menurut pengakuannya sebelum pulang sempat bersalaman dengan bosnya yang merupakan orang China,” jelasnya kepada HR Online, Jum’at (20/3/2020).

Suheryanto menambahkan, selain bersalaman dengan bosnya, tetangga kontrakan PDP tersebut juga dikabarkan sudah meninggal yang diduga karena virus covid-19.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kata Suheryanto, PDP tersebut diketahui terdapat gejala batuk, pilek, sesak nafas dan panas dingin. Karena kondisi ini, pihaknya pun sempat memberikan obat dan kondisinya berangsur pulih.

Namun karena gejala tersebut mengarah pada virus corona, pihaknya pun langsung melakukan konsultasi ke Dinas dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit.

Ketika tiba di Kota Banjar, kata Suheryanto, kabarnya ruangan sudah penuh. Sementara saat mengontak RSUD Ciamis tidak diangkat-angkat.

“Pas telepon Siaga Medika diangkat, tapi setelah sampai UGD malah didiamkan dengan alasan ruangan isolasinya penuh. Mungkin mereka melihat petugas medis kami yang memakai pakaian anti corona, jadi dibiarkan,” ujar Suheryanto.

Karena kejadian ini, pasien pun meminta pulang ke rumahnya yang ada di Kedungreja, Sidareja dan sampai sekitar pukul 09.30 WIB. Saat tiba di rumah, pihaknya pun langsung melakukan koordinasi dengan Puskesmas setempat agar dipantau.

“Kalau kondisi pasien sudah mendingan, tidak seperti yang saat baru pulang dari Jakarta. Kita koordinasi dengan Puskesmas setempat agar terus dipantau lebih lanjut,” pungkasnya.

Baca juga: Dari Banjar, Ciamis, Tasik Sampai Banyumas, PDP Corona Asal Pangandaran Ini Ditolak 5 RS

Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Yadi Sukmayadi mengatakan, pihaknya membenarkan adanya orang Cilacap yang baru pulang dari Jakarta ke rumah mertuanya di Mangunjaya dalam keadaan sakit.

“Setelah dilakukan tindakan, karena ada riwayat pernah kontak dengan orang terduga terkena virus Covid-19, kita lakukan rujukan. Tapi semua ruang isolasi penuh katanya. Setelah pulang ke Sidareja, kita koordinasi agar pasien tersebut dipantau terus,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)

- Advertisment -