Minggu, Mei 29, 2022
BerandaBerita BanjarUpdate Corona Kota Banjar 22 Maret: ODP 13, PDP 2, Positif 0

Update Corona Kota Banjar 22 Maret: ODP 13, PDP 2, Positif 0

Berita Kota Banjar, (harapanrakyat.com),– Update Corona Kota Banjar, Jawa Barat, disampaikan oleh Juru Bicara Crisis Center, Tomy Subagja. Menurutnya, per 22 Maret 2020, sebanyak 13 Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona, sementara 2 orang statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sementara pasien positif Corona nihil.

“Update tanggal 22 Maret 2020, pukul 14.00 WIB, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 13 orang, dan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 2 orang, selanjutnya untuk positif Covid-19 nihil,” katanya, Minggu (22/3/2020).

Tomy menjelaskan terkait warga Kota Banjar yang terpapar pasien positif Corona asal Bekasi, pihaknya masih melakukan pelacakan.

“Tracking masih terus dilakukan oleh tim gugus tugas, makanya anagka ODP mungkin akan berubah terus,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan tidak ada pasien positif Corona di Kota Banjar. Jika sebelumnya Pasien Dalam Pengawasan ada 3 orang, kini jumlahnya menjadi 2 PDP. Hal ini  lantaran 1 orang PDP dinyatakan sembuh dan negatif Corona.

“Tidak ada yang positif, jadi pasien disuruh pulang. Maksudnya pasien pulang karena memang negatif,” tegasnya.

Baca Juga: Update Terbaru: PDP di RSUD Kota Banjar 3 Orang, ODP 20 Orang

Sementara itu sebelumnya, update Corona Kota Banjar, pada Sabtu (21/3/2020), menyebutkan, sebanyak 20 orang berstatus ODP, dan 3 orang status PDP.

Jumlah tersebut didapat setelah pelacakan perjalanan pasien positif Corona asal Bekasi yang sempat menginap di salah satu hotel di Kota Banjar. Pasien tersebut juga sempat mengunjungi salah satu pesantren di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Pasien Positif Corona di Bekasi Pernah Nginap di Hotel Banjar dan Kunjungi Pesantren di Ciamis

Kunjungannya di Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis diketahui dari 6-8 Maret 2020. Sementara pada 4 Maret 2020, dia mengaku sudah merasa tak enak badan. Namun, memaksakan diri masuk kerja, bahkan mengunjungi Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis.

Belakangan diketahui, pasien positif Corona asal Bekasi tersebut merupakan seorang pembicara dalam seminar anti riba. (Ndu/R7/HR-Online)

- Advertisment -