Senin, Mei 23, 2022
BerandaBerita BanjarSudah Rusak dan Habis Masa Kontrak, Warga Langensari Banjar Minta Papan Reklame...

Sudah Rusak dan Habis Masa Kontrak, Warga Langensari Banjar Minta Papan Reklame Dibongkar

Berita Banjar (harapanrakyat.com).-  Warga RT 02, RW 01, Dusun Sukahurip, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, mengkhawatirkan keberadaan papan reklame yang sudah lama tak berfungsi. Bahkan, kondisinya yang memprihatinkan membuat mereka was-was saat hujan yang disertai angin kencang.

Pantauan Koran HR di lokasi, papan reklame yang berada di pinggir jalan tersebut keberadaannya persis di pinggir tempat usaha warga. Sementara besinya yang sudah berkarat membuat warga semakin khawatir, apalagi masa kontrak reklame tersebut dengan pemilik tanah sudah sejak lama habis.

Wahyu, perwakilan warga sekitar, mengatakan, keberadaan papan reklame yang berdiri sejak 2013 silam itu kini kondisinya sangat memprihatinkan. Apalagi pada tahun 2015 menurut pemilik tanah sudah habis kontrak.

“Kita inginnya papan reklame ini dirobohkan supaya kita tidak khawatir lagi. Kalau hujan turun dan angin kencang, wah kita serba bingung harus bagaimana. Jika ini roboh, siapa yang bertanggungjawab kan. Makanya lebih baik sebelum ada korban, mendingan tebang saja,” katanya, kepada Koran HR, Selasa (10/03/2020).

Wahyu menambahkan, pihaknya juga sudah menggalang tanda tangan warga sekitar untuk menyetujui dirobohkannya papan reklame tersebut oleh pihak terkait, dengan harapan bisa didengar oleh pemerintah.

“Ya, tentu saja kita tidak mau asal tebang atau main robohkan sendiri kan. Karena ini juga ada kaitannya dengan milik orang, sebaiknya pemerintah turun tangan. Jangan sampai ini baru ditindak setelah ada hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Butuh Penerangan Jalan

Keberadaan papan reklame yang sudah mengkhawatirkan itu sebelumnya dimanfaatkan oleh warga hanya untuk penerangan jalan saja. Namun, setelah lampunya rusak, kini warga sekitar sudah tidak lagi membayar kilometer listrik reklame tersebut.

“Tadinya listrik ini kita yang bayar agar jalannya terang. Setelah lampunya rusak, sudah tidak kita bayar lagi. Maka dari itu, kita harapkan di perempatan ini dipasang PJU karena sering kecelakaan. Bahkan, tadi malam juga ada kecelakaan di sini,” ungkap Wahyu. (Muhafid/Koran HR)

- Advertisment -