Minggu, Mei 29, 2022
BerandaBerita CiamisHindari Banjir, Warga Nagarajaya Ciamis Gotong-Royong Perbaiki Saluran

Hindari Banjir, Warga Nagarajaya Ciamis Gotong-Royong Perbaiki Saluran

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com).- Untuk mengantisipasi luapan air dan terjadinya banjir, warga Desa Nagarajaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, bergotong-royong memperbaiki saluran air di sepanjang jalan menuju Desa Nagarajati. 

Plh Kades Nagarajaya, Nani Suhartini, ketika ditemui Koran HR, Senin (09/03/2020), mengatakan, kerja bakti atau gotong-royong yang dilakukan pihaknya merupakan antisipasi untuk mencegah luapan air dari bagian drainase yang sering terjadi pada musim penghujan.

Disisi lain, kata Nani, keberadaannya berada di wilayah pemukiman warga, sehingga apabila ada genangan air, warga rawan terkena wabah penyakit.

Menurut Nani, jika saluran air tidak diperbaiki dan kotor, maka aliran air akan terhambat dan bisa menyebabkan sarang penyakit.

Nani menjelaskan, perbaikan saluran yang dilakukan dimulai dari simpang jalan Desa Nagarajaya sampai di lokasi  Jembatan Cigunung.

Uyat Sudrajat, tokoh masyarakat setempat, mengatakan, gotong-royong merupakan tradisi masyarakat Desa Nagarajaya yang masih terjaga dan terpelihara. Dalam pelaksanaannya, semua elemen terlibat dalam pengerjaannya.

“Adanya gotong-royong dalam memperbaiki saluran air ini, tidak lain agar saluran tidak mampet, sehingga aliran air berjalan lancar dan terhindar dari banjir,” katanya.

Menurut Uyat, meskipun drainasenya sudah bagus, tapi bila tertutup sedimen atau sampah, maka tetap saja akan terjadi penyumbatan. Sehingga untuk mengantisipasinya, harus rutin dilakukan pembersihan.

Diding Rustendi, warga setempat, mengatakan, perbaikan saluran air tersebut dilakukan karena terjadinya pendangkalan dan penyempitan akibat penumpukan tanah yang terbawa air. 

“Kondisi seperti itu juga diperparah dengan perilaku masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan. Perbaikan saluran air yang dilakukan oleh warga juga melibatkan  Koramil dan Polsek Panawangan,” katanya.

Selain itu, kata Diding, Pemerintah Desa dapat mengajak warga untuk selalu memperbaiki saluran air yang tersumbat. Dan kegiatan karya bakti seperti ini sebagai bentuk upaya bersama, sehingga terjalin saling bantu-membantu dan bergotong-royong. (Edji/Koran HR)

- Advertisment -