Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita Ciamis528 Rapid Test Dilaksanakan di Ciamis, 13 Orang Terindikasi Positif Corona

528 Rapid Test Dilaksanakan di Ciamis, 13 Orang Terindikasi Positif Corona

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Update terbaru data Covid-19 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menunjukkan sudah 528 orang yang menjalani test dengan teknik Rapid Diagnostic Test (RDT). Dari jumlah tersebut 13 orang diantaranya terindikasi positif Corona. Sementara data sebelumnya baru 8 orang yang terindikasi positif Corona.

Baca Juga: Hasil Rapid Test di Ciamis Tunjukkan 8 Orang Positif Covid-19

Meskipun demikian, Pusat Informasi dan Kordinasi (PIK) Covid-19 masih mencatat 2 orang positif Corona dalam data terbarunya. Kedua orang tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil rapid test dan tes PCR menunjukkan hasil positif.

“RDT sudah digunakan untuk pemeriksaan sebanyak 528, Pemeriksaan pertama menunjukan hasil positif sebanyak 13 orang, sisanya 515 memberikan hasil negatif dan masih akan dilakukan tes kedua kalinya,” kata dr Bayu Yudiawan, juru bicara Covid-19 Center Ciamis pada konferensi pers, Selasa (14/4/2020).

Rapid Test yang dilaksanakan di Ciamis juga menyasar tenaga medis yang kontak langsung dengan ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19.

“Untuk tenaga medis sudah dilaksanakan pemeriksaan RDT terutama bagi tim medis yang hands on, yang langsung kontak baik itu ODP, PDP dan positif,” kata dr Bayu.

Selain itu, Rapid Test juga sudah dilaksanakan sampai ke tingkat Puskesmas yang sempat menangani pasien kasus Covid-19.

“Ciamis dari tingkat Puskemas telah dilaksanakan RDT yang hands on. RS Swasta dan RSUD juga dilaksanakan RDT,” katanya.

Lanjut dr Bayu, dari hasil sreening di RS Swasta dan RSUD, hasil rapid test tenaga medis di rumah sakit tersebut menujukkan hasil negatif.

“Untuk infeksi nosokomial tidak ada atau tidak terjadi penularan dari pasien ke pasien atau tim medis ke pasien. Namun, untuk tim medis diharapkan terus melakukan protokol pencegahan infeksi,” katanya.

Selain itu, salah seorang tenaga medis terindikasi positif Corona menurut rapid test. Namun tenaga medis ini diduga terpapar saat merawat keluarganya di Bandung.

“Ada tenaga medis yang menunjukan positif Rapid, ditengarai beliau ijin untuk merawat keluarga di Bandung. Kepadanya diberlakukan isolasi mandiri dan nantinya akan dilakukan tes kedua dan PCR,” terang dr Bayu.

Juru bicara Covid-19 Center Ciamis ini juga menegaskan, hasil rapid test masih belum final, karena masih akan dilakukan tes lanjutan untuk menegakkan kesimpulan pasien positif Covid-19. (Ndu/R7/HR-Online)