Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaTeknologiAplikasiAplikasi Covid Symptom Tracker Efektif Deteksi Covid-19

Aplikasi Covid Symptom Tracker Efektif Deteksi Covid-19

Aplikasi Covid Symptom Tracker telah lama hadir di Inggris jauh sebelum kasus pertama virus Corona terdeteksi. Aplikasi ini dirancang oleh para ilmuwan yang berada di King’s College London.

Aplikasi ini meminta para penggunanya untuk melaporkan gejala yang mereka alami setiap hari, meskipun pengguna tersebut dalam keadaan sehat. Hal ini bertujuan untuk memetakan penyebaran virus Corona yang mematikan.

Aplikasi Covid Symptom Tracker Efektif Deteksi Covid-19

Semakin mengganasnya virus Corona yang terdapat di hampir seluruh belahan dunia, membuat berbagai instansi pemerintah hingga swasta berupaya untuk meredam penyebaran wabah ini.

Salah satu langkah yang mereka tempuh adalah dengan menciptakan aplikasi pelacakan atau tracking terhadap masyarakat pada suatu negara. Penggunaan aplikasi ini dinilai dapat secara efektif dan efisien dalam melacak penyebaran Covid-19.

Hal ini karena dengan aplikasi tersebut, berguna untuk melacak pergerakan pasien yang terjangkit virus Corona, sehingga memudahkan dalam mendeteksi penyebarannya.

Salah satu aplikasi yang diciptakan untuk mendeteksi penyebaran virus Corona adalah aplikasi Covid Symptom Tracker.

Selain menyoroti kasus virus Corona, aplikasi ini juga menyoroti mengenai masalah daerah pedesaan di Wales Selatan.

Dimana hingga saat ini mengalami kekurangan tempat tidur di rumah sakit setelah terjadinya lonjakan pasien Corona.

Pemerintah Inggris berharap dengan adanya informasi ini mampu meningkatkan panyaluran sumber daya medis. Diantaranya dokter dan perawat, ventilator serta alat pengujian virus Corona pada daerah yang sulit dijangkau.

Mengenal Aplikasi Covid Symptom Tracker

Banyak sekali laporan dari pengguna Covid Symptom Tracker yang mengaku mengalami gejala mirip Covid-19 pada tahun 2020 ini.

Meskipun pada semua kasus tersebut tidak dilakukan proses pengujian, akan tetapi laporan menunjukkan virus Corona telah muncul di Inggris. Laporan tersebut jauh sebelum diketahui 2 orang yang berasal dari Tiongkok Kota York dinyatakan positif terkena virus Corona. Tepatnya pada tanggal 31 Januari 2020.

Hingga tanggal 3 April 2020, korban meninggal yang disebabkan oleh virus Corona di Inggris meningkat dari 684 menjadi 3.605. Diantara korban-korban tersebut dua diantaranya adalah perawat NHS yakni Areema Nasreen, 36 tahun dan Aimee O’Rourke berusia 38 tahun.

Aplikasi Covid Symptom Tracker dikembangkan oleh tim peneliti King’s College London yang bekerja sama dengan pihak NHS Foundation Trust miliki Guy St Thomas. Keduanya merupakan Pusat Penelitian Biomedis NIHR serta layanan kesehatan ZOE Global Limited.

Dari Covid Symptom Tracker, terdapat data yang menunjukkan langkah-langkah lockdown yang memperkirakan adanya penurunan kasus turun hingga 80%.

Dengan adanya data tersebut, sangat diharapkan hadirnya teknologi ini akan memungkinkan Inggris untuk menjadi normal kembali seperti semula.

Cara Kerja Covid Symptom Tracker

NHSX yang merupakan pengembang praktik teknologi layanan kesehatan yang terdapat di Inggris juga ikut andil dalam pelacakan kontak. Kegiatan ini untuk mengingatkan pengguna ketika berada di dekat orang yang menunjukkan adanya gejala penyakit virus Corona.

Dalam aplikasi Covid Symptom Tracker membutuhkan 60% populasi di Inggris atau sekitar 40 juta orang. Hal ini bertujuan agar penggunaan aplikasi tersebut menjadi lebih efektif pada saat dilaporkan yang akan tersedia dalam beberapa minggu mendatang.

Dalam penggunaan aplikasi ini, para pengguna diminta melaporkan kondisi mereka pada Covid Symptom Tracker yang telah dikembangkan oleh perusahaan yang berlokasi di London yakni ZOE Global.

Selanjutnya aplikasi ini akan menanyakan kepada para penggunanya apakah telah menjalani tes Covid-19. Kemudian diikuti serangkaian pertanyaan gejala-gejala yang berhubungan dengan paparan virus Corona.

Proses berikutnya, data yang telah dikumpulkan yang mencakup lokasi geografis, akan dianalisis guna menghasilkan perkiraan jumlah kasus virus Corona yang terdapat di Inggris.

Dalam penelitian tersebut, menunjukkan bahwa terdapat orang yang memiliki penyakit yang terjadi pada Januari 2020, akan tetapi tidak menjalani tes.

Aplikasi Covid Symptom Tracker selain dapat membantu melacak persebaran Covid-19, juga dapat mengetahui siapa yang paling beresiko terinfeksi. Caranya pengguna diminta untuk meluangkan waktu 1 menit setiap harinya untuk melaporkan kondisi kesehatannya. (R10/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img