Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita BanjarAsyik Ngabuburit, Ratusan Pengendara Dihadang Satpol PP Kota Banjar

Asyik Ngabuburit, Ratusan Pengendara Dihadang Satpol PP Kota Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Jajaran Dinas Satpol PP Kota Banjar bersama Polsek Langensari dan Kelurahan Bojongkantong melakukan sweeping pengguna jalan yang tidak menggunakan masker di kawasan Pasar Bojongkantong, Selasa (28/4/2020).

Pantauan HR Online di lapangan, ratusan pengguna jalan yang tidak menggunakan masker saat ngbuburit dan melintas lokasi tersebut langsung diberhentikan petugas, kemudian diingatkan agar mereka mengguanakan alat pelindung diri itu.

Sementara itu, petugas juga memberikan masker kepada pengguna jalan. Sedangkan pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat berkendara dilakukan penilangan oleh kepolisian.

Tak hanya itu, tim dari Kelurahan juga tak henti-hentinya menyampaikan agar masyarakat waspada terhadap virus corona menggunakan pengeras suara.

Meski begitu, ada juga warga yang enggan menggunakan masker dengan alasan rumah mereka dekat dengan pasar.

Kabid Penegak Daerah Dinas Satpol PP Kota Banjar, Asep Sutarno, mengatakan, sweeping tersebut secara serentak dilakukan di semua titik keramaian yang ada di Kota Banjar dari jam 15.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Untuk Satpol PP, kata Asep, ditugaskan hingga 29 April 2020 di lokasi Pasar Bojongkantong yang mana dikenal sangat ramai saat menjelang magrib tiba.

“Semua dinas sudah dibagi sesuai intruksi Walikota, dan kebetulan kita di sini. Bagi pengendara yang tidak memakai masker, kita suruh balik lagi dan kalau masih ada stok kita kasih,” jelas Asep.

Ia menambahkan, warga yang hendak ngabuburit sebaiknya menggunakan alat pelindung diri agar tidak terpapar virus. Kata Asep, jajan diperbolehkan asalkan langsung pulang dan tidak berlama-lama di lokasi tersebut.

“Kita tahu, semakin hari semakin meningkat, baik ODP, PDP, OTG maupun yang positif,” imbuhnya.

Meski sweeping itu berlangsung sampai besok, kata Asep, tidak menutup kemungkinan penindakan lebih tegas lagi akan dilakukan pemerintah bila masyarakat masih belum sadar akan bahaya virus ini.

“Nanti akan ditingkatkan lagi, bahkan sampai malam hari. Kalau masyarakatnya masih bandel, ya tentu saja kita akan bertindak. Ini demi kepentingan kita bersama,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)